Jakarta

Live Action Avatar: The Last Airbender Kalahkan One Piece, Musim Kedua Perjalanan Aang Kian Terbuka

Fikri Hidayatulloh | 2 Maret 2024, 11:28 WIB
Live Action Avatar: The Last Airbender Kalahkan One Piece, Musim Kedua Perjalanan Aang Kian Terbuka

AKURAT - Live-action Avatar: The Last Airbender meraih sukses lebih besar dari live-action One Piece.

Layanan streaming Netflix mengungkap Avatar: The Last Airbender mengumpulkan 153,4 juta jam waktu tonton dari 21,2 juta pemirsa pada pekan pertama penayangan perdana sejak 22 Februari 2024.

Sementara, dalam rentang waktu yang sama, live-action One Piece mendapat 140,1 juta jam dari 18,5 juta penonton.

Baca Juga: Pamer Perut Membuncit karena Mengandung Anak Pertama, Jessica Mila Dipuji Gisel hingga Kimberly Rider Malah Bertambah Cantik

Dikutip dari Screen Rant, Avatar: The Last Airbender juga langsung menyodok ke nomor satu dalam 10 acara teratas Netflix pada 19 hingga 25 Februari 2024.

Capaian fantastis ini membuat Netflix menimbang untuk menyiapkan adaptasi Avatar: The Last Airbender musim kedua.

Untuk diketahui, One Piece segera mendapat musim kedua, setelah melewati dua pekan penayangan sejak debut.

Baca Juga: Sinopsis One-Punch Man Musim Ketiga, Saitama Kembali dari Pelatihan Khusus selama 3 Tahun

Ini membuka kesempatan bagi Avatar: The Last Airbender untuk melakukan hal serupa.

Avatar: The Last Airbender menggandeng Gordon Cormier sebagai pemeran utama, Aang, Dallas Liu sebagai Pangeran Zuko, dan Kiawentiio sebagai Katara.

Sementara Ian Ousley berperan sebagai Sokka, aktor veteran Paul Sun-Hyung sebagai Paman Besi, dan Daniel Day Kim sebagai Raja Api Ozai.

Musim pertama Avatar: The Last Airbender terdiri dari depalan episode.

Masing-masing diberi judul secara berurutan, yaitu, The Last Airbender; Warriors; Omashu; Spirited Away; Into the Dark; Masks; The North; dan Legends.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.