Jakarta

Live-action Avatar: The Last Airbender Tayang di Netflix, Disebut Lebih Bagus dari Adaptasi Karya M. Night Shyamalan

Fikri Hidayatulloh | 22 Februari 2024, 19:25 WIB
Live-action Avatar: The Last Airbender Tayang di Netflix, Disebut Lebih Bagus dari Adaptasi Karya M. Night Shyamalan

AKURAT JAKARTA - Adaptasi live-action Avatar: The Last Airbender akhirnya hari ini tayang perdana di layanan streaming Netflix.

Netflix dinilai cukup setia melakukan adaptasi live-action Avatar: The Last Airbender dengan detail yang rumit, kostum yang indah, dan pengembangan karakter yang tepat.

Dirangkum dari artikel Screen Rant berjudul Avatar: The Last Airbender Review, Avatar: The Last Airbender musim 1 pada dasarnya berkisah tentang perjalanan Aang (Gordon Cormier).

Aang adalah Si Pengendali Udara dan avatar terakhir yang dapat mengendalikan empat elemen; tanah, angin, air, dan api, yang kembali muncul setelah 100 tahun membeku dalam es.

Baca Juga: Halo Warga Jogja! Ada Mbiro Karnaval di Gembira Loka Zoo Pada Minggu 25 Februari 2024 Akhir Pekan Ini, Gratis! Cukup Beli Tiket Masuk Kebun Binatang

Dengan dibantu Katara (Kiawentiio) dan saudara laki-lakinya, Sokka (Ian Ousley), Aang bermaksud mempelajari keterampilan pengendalian elemen lainnya.

Hal itu dilakukan demi menyelamatkan dunia dari ancaman Negara Api, yang telah mengirim Pangeran Zuko yang diasingkan (Dallas Liu) bersama dengan Paman Iroh (Paul Sun-Hyung Lee).

Setiap episode menampilkan Aang, Katara, dan Sokka di lokasi baru yang merupakan cara bagus untuk memperluas pembangunan dunia dan pengembangan karakter mereka di sepanjang jalan.

Meski, sangat mirip dengan versi animasi, ke tiga para pemeran ini juga memberikan kehidupan baru ke dalam karakter Aang, Katara, dan Sokka.

Bagi yang sudah lama tidak melihat serial aslinya, adaptasi Avatar: The Last Airbender yang baru akan membuat kamu merasa seperti bertemu kembali dengan teman lama setelah beberapa waktu berpisah.

Yang membuat serial live-action ini sedikit terputus-putus adalah efek khususnya, yang dapat berfluktuasi tergantung episodenya.

Baca Juga: FAKTA! 3 Sukses Bang Zaki Pada Pemilu 2024: Golkar Potensial Raih 12 Kursi di DPRD DKI hingga Menangkan Prabowo-Gibran di Kandang Anies

Beberapa visualnya goyah, dan tidak terlihat tajam. Untungnya, hal ini hanya terjadi pada saat-saat tertentu, terutama di awal.

Saat serial ini menuju final musim 1 yang eksplosif, efeknya menjadi lebih baik.

Adaptasi live-action Netflix yang dikembangkan showrunner Albert Kim ini sangat unggul dalam menghidupkan berbagai gaya pengendalian.

Pengendalian tanah dan pengendalian air terlihat sangat bagus selama rangkaian pertarungan, meski tidak serumit dalam animasi.

Avatar: The Last Airbender membuat perubahan tertentu pada kanon, namun tidak menyimpang jauh dari cerita asli.

Serial Netflix ini disebut jauh lebih baik daripada The Last Airbender karya M. Night Shyamalan.

Ini lebih dari sekadar adaptasi yang setia pada cerita asli. Pembangunan dunia Avatar dikembangkan dengan indah dan kamu benar-benar dapat memahami setiap lokasi, apa yang membuatnya menarik, dan bagaimana orang-orang dibentuk.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Khusus Keuangan Besok 23 Februari 2024 untuk Virgo, Libra, Scorpio, dan Sagitarius

Kostumnya cantik, riasan dan gaya rambutnya secara umum bagus (minus satu pilihan wig yang buruk), dan detail set serta lokasi membuat serial ini semakin menarik.

Avatar: The Last Airbender belum menjadi adaptasi yang sukses bagi Netflix yang setara dengan live-action One Piece.

Tetapi, Avatar: The Last Airbender menunjukkan apa yang bisa dilakukan ketika sebuah adaptasi menjadi kreatif sambil tetap setia pada sumber materi.

Dengan pemeran yang hebat, termasuk Daniel Dae Kim yang selalu fantastis sebagai Raja Api Ozai, mereka mampu berkembang bersama karakter mereka.

Dengan cerita yang penuh kedalaman dan kegembiraan, serial live-action ini layak untuk ditunggu. Rating 3,5 dari 5 (sangat bagus). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.