Jakarta

Bintang Utama Avatar: The Last Airbender Ungkap Bagaimana Maksimalkan Emosi Karakter Aang yang Ceria

Fikri Hidayatulloh | 17 Februari 2024, 19:26 WIB
Bintang Utama Avatar: The Last Airbender Ungkap Bagaimana Maksimalkan Emosi Karakter Aang yang Ceria

AKURAT JAKARTA - Adaptasi live-action Avatar: The Last Airbender sebentar lagi sudah bisa ditonton di layanan streaming Netflix.

Pemeran Aang di Avatar: The Last Airbender, Gordon Cormier, membongkar bagaimana dirinya memerankan karakter utama serial live-action tersebut.

"Saat saya memerankan karakter ini, saya terutama ingin fokus menjaga kegembiraan, kebahagiaan, dan semangat dua belas tahun Aang secara umum. Saya rasanya seperti sekarang ini (gembira) dalam live-action," kata Gordon Cormier dikutip dari Comicbook.com, Sabtu (17/2/2024).

Baca Juga: Perjuangan Taj Skylar Perankan Sanji One Piece: Habiskan 4 Jam di Gym dan 4 Jam Lagi di Dapur, Cedera Kaki Tetap Syuting

Meski sering kali menemukan cara menjaga suasana tetap ringan, kata Gordon, karakter Aang yang dia bawakan bisa merasakan depresi mengetahui Suku Udara dimusnahkan Negara Api.

"Saya rasa kita bisa menyelami lebih dalam sisi emosional Aang karena terjadi genosida. Semua keluarga dan teman Aang meninggal, jadi kita bisa mengunjungi lebih banyak bagian yang lebih gelap," tegas Gordon.

Avatar: The Last Airbender rencananya mulai tayang di Netflix pada 22 Februari 2024.

Baca Juga: Kamu Rindu Live-action One Piece Musim 2, 3 Karakter Cantik Ini Berpotensi Hadir Menyemarakkan Adaptasi Petualangan Topi Jerami

The Last Airbender menggandeng Gordon Cormier sebagai pemeran utama, Aang, Dallas Liu sebagai Pangeran Zuko, dan Kiawentiio sebagai Katara.

Sementara Ian Ousley berperan sebagai Sokka, aktor veteran Paul Sun-Hyung sebagai Paman Besi, dan Daniel Day Kim sebagai Raja Api Ozai.

Sejumlah kritikus dan influencer yang diberi kesempatan menonton episode pertama Avatar: The Last Airbender menyatakan adaptasi live-action tersebut menjanjikan petualangan Aang dan kawan-kawan yang menawan.

Baca Juga: 4 Fakta Vivi di Manga One Piece, Nomor 2 Bikin Penggemar Serial Bajak Laut Topi Jerami Patah Hati

"Setelah menonton Avatar: The Last Airbender dari Netflix dua kali, saya dapat mengatakan bahwa ini adalah tontonan solid yang dapat berdiri sendiri. Namun, penggemar berat harus tahu bahwa ini membuat banyak perubahan pada seri aslinya. Pemerannya hebat, dan Dallas Liu adalah api," kata Megan Peters di jejaring X seperti dikutip dari Comicbook.com, Sabtu (17/2/2024).

Namun, ada juga kritikus yang menilai live-action The Last Airbender sebenarnya masih bisa digarap menjadi lebih bagus.

"Saya akhirnya boleh mengatakan bahwa episode pertama adalah sebuah kekecewaan besar. Tentu saja, secara umum visualnya solid, tetapi ini adalah adaptasi campuran. Terlalu banyak eksposisi, tulisan buruk, dan tempo yang buruk," kata Rafael Motamayor di X.

Meski begitu, The Last Airbender episode pertama dinilai awal yang menjanjikan.

"Sungguh spektakuler. Versi Live-Action ini telah menampilkan pertunjukan animasi lama dengan keadilan yang luar biasa. Pemerannya luar biasa, visualnya luar biasa, dan Gordon Cormier (Aang) adalah sebuah wahyu." kata @RamasScreen.

Sebelumnya, Netflix memastikan adaptasi live-action Avatar: The Last Airbender bakal memasukkan elemen baru dalam jalan cerita petualangan Aan, namun berusaha tetap bersetia pada materi anime Avatar.

Netflix mengambil langkah ini guna menarik minat penggemar fanatik Avatar dan penggemar Game of Thrones.

Musim pertama Avatar: The Last Airbender terdiri dari depalan episode.

Masing-masing diberi judul secara berurutan, yaitu, The Last Airbender; Warriors; Omashu; Spirited Away; Into the Dark; Masks; The North; dan Legends.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.