Inul Pusing Gara-gara Kenaikan Pajak Hiburan, Ingin Ganti Bisnis Kuliner, Colek Sandiaga Minta Diborong

AKURAT JAKARTA - Penyanyi dangdut Inul Daratista menderita sakit kepala akibat banyak memikirkan kenaikan pajak hiburan yang dianggapnya melambung begitu tinggi.
Daripada dihantui pajak 40 hingga 75 persen, Inul Daratista yang 17 tahun menggeluti bisnis karaoke itu ingin membuka usaha kuliner saja.
"Ndasku mumet. Tak dodolan rawon wae. Sing duite akeh gak ono seri yuk di bantu beli, monggo diorderlah," kata Inul Daratista di jejaring sosial X, Senin (15/1/2024).
Lagi-lagi, Inul Daratista mencolek Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
"Pak Menteri @sandiuno, ngopi sambil mangan rawonku, Pak. Sekalian yang lain suruh order, diborong nggih," ujar Inul Daratista menambahkan.
Sebelumnya, Inul Daratista berkeberatan dengan kebijakan Pemerintah yang menaikkan pajak hiburan sebesar 40 hingga 75 persen.
Inul Daratista mempertanyakan hitung-hitungan Pemerintah dalam menentukan kenaikan pajak hiburan.
"Baca ini kok aku jadi heran yo. Gak mematikan gimana? 40-75 itungane piye?," kata Inul Daratista di akun Instagram, Kamis (11/1/2024).
Inul men-tag akun Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
"Bapak mah duite trilyunan gak kuatir. Lah kita bikin bisnis aja masih muter duitnya Bank. Memajukan UMKM sih oke, tapi jangan membunuh pengusaha yang berusaha hidup untuk manusia-manusia yang hidupnya bergantung juga sama kita," jelas Inul yang mengaku akibat Covid-19 dirinya terpaksa memangkas jumlah karyawan dari 9 ribu menjadi 5 ribu orang.
Inul menyarankan Sandiaga Uno untuk sesekali datang ke tempat karaoke dan melihat sendiri kondisi seputar bisnis hiburan di Tanah Air.
"Sekali-kali datang coba ke karaoke, wajar apa tidak ini. Mohon yang baca paham. Sama dengan cariin duit pemerintah. Lah mati-matian kerja, untung juga belom tentu gede, pajaknya bikin mampusss," ujar Inul Daratista.
Sebagai penyanyi dangdut yang terjun di bisnis karaoke, Inul mengaku kenaikan pajak 40 hingga 75 persen sangat tidak wajar.
"Saya mewakili asosiasi pengusaha karaoke se-Indonesia, selaku Pembina APERKI. Iki ga wajar blas," jelas Inul.
Protes keras Inul ini akhirnya direspon Sandiaga Uno.
"Mbak Inul dan teman-teman semuanya, terimakasih atas aspirasinya. Kami siap mendengar semua masukan dari pelaku pariwisata & ekonomi kreatif," kata Sandiaga Uno di Instagram.
Sandiaga mengaku akan terus berjuang bagi kesejahteraan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kami akan terus berjuang untuk kesejahteraan pelaku parekraf, untuk terciptanya lapangan pekerjaan, dan kami pastikan tidak akan mematikan industri parekraf yang sudah bangkit ini," jelas Sandiaga.
Pada foto yang diunggah di Instagram, Sandiaga Uno meminta para pengusaha hiburan di Tanah Air tidak perlu khawatir dengan kenaikan pajak hingga 40-75 persen.
"Karena masih proses judicial review, Pemerintah akan memastikan semua kebijakannya itu untuk memberdayakan dan memberikan kesejahteraan, bukan untuk mematikan usaha," jelas Sandiaga.
Sandiaga mengakui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif turut mendongkrak ekonomi Tanah Air setelah hancur dihantam pandemi Covid-19.
"Kami tidak akan mematikan industri parekraf karena industri ini baru saja bangkit pasca-pandemi dan membuka 40 juta lebih lapangan kerja," tegas Sandiaga. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






