Sepak Terjang Bella Hadid Bela Palestina, Diblokir Instagram Hingga Dipecat Dior Demi Kecam Israel

AKURAT.CO Bella Hadid, model internasional keturunan Belanda-Palestina yang berbasis di Amerika Serikat memang selalu aktif menyuarakan dukungannya untuk masyarakat Palestina.
Di tengah agresi militer yang dilancarkan Zioni Israel ke Palestina, konsisten untuk menyuarakan dukungannya untuk Palestina melalui media sosialnya.
Bella Hadid yang memiliki darah keturunan Palestina dari ayahnya, mengaku sangat terpukul dengan konflik yang terjadi di Palestina.
Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Bus Restu Tabrak Truk Beton Paku Bumi, 2 Korban Tewas di Tol Ngawi-Solo
Bella dengan terang-terang membela Palestina atas konflik Hamas vs Israel yang hingga kini masih terus berlanjut.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Bella mengecam militer Israel yang hingga kini masih terus-terusan melancarkan serangan hingga merenggut ribuan korban jiwa di Gaza.
Dalam salah satu unggahannya, Bella Hadid pernah bercerita tentang trauma yang pernah dirasakan keluarganya yang kala itu tingal di Nazareth.
Baca Juga: Ramalan Zodiak 4 Januari 2024, Libra Jangan Bosan untuk Bersedekah Ya
Kala itu, keluarga kakak dari Gigi Hadid itu harus terusir dari Palestina karena kependudukan Zionis Israel saat peristiwa Nakba.
"Ayahku lahir di Nazareth, pada tahun Nakba. Sembilan hari setelah lahir, dirinya berada dalam gendongan sang ibunya, bersama keluarganya, dikeluarkan dari rumah mereka, menjadi pengungsi yang jauh dari tempat yang pernah mereka sebut sebagai rumah," tulis Bella Hadid di Instagram.
Sepak terjang Bella Hadid membela Palestina pun menjadi sorotan.
Baca Juga: Jadwal Konser Indonesia Maju Denny Caknan, Gratis di 10 Kota selama Bulan Januari 2024
Yang terbaru, sebuah rumor menyebut jika Bella Hadid pernah menolak tawaran pernikahan dari Pangeran Qatar yang kaya raya karena Palestina.
Penolakan tersebut diduga lantaran sang pangeran tidak memiliki rasa yang sama dengan Bella terhadap apa yang dialami rakyat Palestina saat ini.
Bahkan, menurut rumor yang beredar, Bella sampai harus memberikan syarat kepada Pangeran Qatar tersebut jika ingin mendapatkan perhatian darinya.
"Sumbangkan setengah dari harta kekayaanmu ke Palestina, dan kemudian aku akan siap memberikan perhatianku padamu," begitu kata Bella menurut rumor yang beredar.
Diblokir Instagram
Aksi Bella Hadid mendukung Palestina dan mengecam Zionis Israel memang mengundang pro dan kontra.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Pemuda Tewas Terlindas Truk di BSD Serpong, Dari Arah Kendaraan yang Sama
Ada yang mendukung aksinya karena kemanusiaan, namun ada juga yang justru menjatuhkan Bella yang ikut terlibat dalam isu geopolitik tersebut.
Salah satu yang mencekal adalah media sosial Instagram yang memang menjadi tempat Bella menyuarakan aksinya mendukung Palestina.
Bella Hadid menyebut postingan insta story-nya tentang Palestina telah diblokir oleh pihak Instagram.
Baca Juga: Siap Cuan! 8 Ide Usaha Ini Minim Resiko dan Punya Potensi Keuntungan yang Baik
Bella memposting berita tentang penyerangan Israel pada jamaah umat Islam di Masjid al-Aqsa.
“Instagram telah menonaktifkan instastory saya cukup banyak hanya ketika itu berbasis di Palestina (membahas Palestina), tulis Bella di Instagram Story-nya pada hari Jumat, 15 April 2022.
“Ketika saya memposting tentang Palestina, saya langsung mendapatkan pemblokiran,” katanya.
Baca Juga: SEDIA PAYUNG YA, Jakarta Diprediksi Hujan Siang dan Sore Ini, Kamis 4 Januari 2024
Dalam posting berikutnya, Hadid memposting tangkapan layar yang upaya untuk memposting ulang video seorang perwira Israel yang menyerang seorang pria tua Palestina, yang dia beri judul, "(Instagram) tidak akan membiarkan saya memposting ulang ... selama 2 jam sekarang," dengan emoji menangis.
Bella Hadid yang telah menjadi juru kampanye yang konsisten untuk hak-hak Palestina dan tahun lalu menjadi sasaran serangan oleh akun media sosial resmi Israel setelah dia mengambil bagian dalam rapat umum di New York.
Dipecat sebagai Brand Ambassador Dior
Baca Juga: Konser Gratis ST12 hingga Hijau Daun di SCBD Jakarta 9 Januari 2024, Catat Line Up di Sini
Lantang membela Palestina, Bella Hadid dicopot sebagai Brand Ambassador rumah mode mewah Dior yang berbasis di Prancis.
Menurut Al Bawaba, media Turki Yeni Safak English melaporkan bahwa Dior telah menunjuk model lain berkebangsaan Israel, May Tager, sebagai pengganti Bella Hadid.
Ace Showbiz melaporkan bahwa Bella Hadid tidak muncul lagi dalam iklan terbaru Dior untuk parfum mereka yang baru, yaitu La Collection Privee.
Dalam sebuah artikel, surat kabar lokal Israel memberikan pujian kepada Dior atas keputusannya untuk mengganti Bella Hadid dengan May Tager.
Mereka mengatakan bahwa meskipun banyak perusahaan di seluruh dunia menahan diri untuk tidak mendukung Israel secara terbuka, merek internasional Dior telah berani mengambil keputusan dengan memilih model Israel May Tager untuk memimpin kampanye mereka.
Bella Hadid, yang sudah lama menjadi pendukung perjuangan Palestina dan dikenal kritis serta vokal terhadap Israel, telah memegang peran tersebut sebelumnya.
Sementara itu, tindakan Dior yang mencopot Bella Hadid karena vokal tentang Palestina telah mendapatkan kecaman dari netizen, terutama di X.
Satu netizen menuliskan, "Sangat tidak pantas dan tidak menghormati jika Bella menjadi target, padahal dia sudah lantang mendukung Palestina sejak awal."
Sering Diancam Dibunuh
Bella Hadid memang dikenal sangat vokal dalam membela Palestina.
Suatu waktu, dia pernah mengupload surat pernyataan terbuka di akun Instagram pribadinya sebagai tanggapan terhadap konflik Israel-Palestina.
Surat ini diawali dengan permohonan maaf dari Bella akan keheningannya belakangan ini.
Baca Juga: Resep Ceker Bacem Rasa Gurih dan Manis, Cocok Jadi Lauk Makan Bagi yang Tidak Suka Pedas
Dia menyatakan bahwa dia kesusahan dalam mencari kata-kata yang sesuai untuk merespons situasi yang baginya sangat menakutkan itu.
Perempuan yang berusia 27 tahun itu mengungkapkan bahwa dia sering menerima ancaman untuk dibunuh.
Bahkan nomor teleponnya juga telah terungkap, menyebabkan keluarganya selama ini merasa berada di bawah ancaman.
Menurutnya, ia merasa tidak sanggup lagi untuk tetap diam. Dalam surat pernyataannya, Bella menyampaikan bahwa “tidak ada pilihan untuk takut."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









