Presentase Pengembalian Gelang Coldplay di Jakarta Hanya 52 Persen, Jadi Tolak Ukur Kepedulian Lingkungan

AKURAT JAKARTA - Coldplay selalu menunjukkan persentase pengembalian gelang (Xyloband) di setiap konsernya. Band asal Inggris itu dikenal atas kepeduliannya terhadap lingkungan.
Namun, persentase pengembalian gelang Xyloband usai konser di Jakarta menjadi sorotan.
Diketahui, gelang Xyloband bukan hanya sekadar aksesoris konser Coldplay, tetapi menjadi simbol peduli lingkungan.
Baca Juga: Catat! Ini Cara Dapat Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Rumah Iblis, Sebelum Nonton Simak Sinopsis Lengkapnya
Meskipun Coldplay secara konsisten mencatat persentase pengembalian gelang di setiap konsernya, konser di Perth setelah Jakarta menyita perhatian.
Media sosial dipenuhi dengan foto leaderboard yang hanya mencantumkan persentase dari Buenos Aires, Kopenhagen, dan Tokyo, tanpa menyertakan Jakarta.
Meski banyak penonton Indonesia yang patuh, beberapa dianggap melanggar aturan dengan membawa pulang gelang sebagai kenang-kenangan.
Baca Juga: Konser Kemanusiaan Untuk Gaza di M Bloc Live House, Tampil 16 Musisi Lokal
Menurut data dari Xylobands, persentase pengembalian gelang secara global rata-rata sekitar 60%. Di Indonesia, angkanya turun menjadi 52%, dengan hanya sekitar 41.600 dari 80.000 gelang yang dibagikan yang dikembalikan.
Ini menyoroti perbedaan dalam tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan di berbagai negara.
Coldplay dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Indonesia dalam upaya daur ulang gelang, memastikan bahwa pesan lingkungan mereka tetap terdengar kuat dan jelas di setiap penjuru dunia.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





