Jakarta

Presentase Pengembalian Gelang Coldplay di Jakarta Hanya 52 Persen, Jadi Tolak Ukur Kepedulian Lingkungan

Fadhil Dhuha Rizqullah | 21 November 2023, 13:05 WIB
Presentase Pengembalian Gelang Coldplay di Jakarta Hanya 52 Persen, Jadi Tolak Ukur Kepedulian Lingkungan

AKURAT JAKARTA - Coldplay selalu menunjukkan persentase pengembalian gelang (Xyloband) di setiap konsernya. Band asal Inggris itu dikenal atas kepeduliannya terhadap lingkungan.

Namun, persentase pengembalian gelang Xyloband usai konser di Jakarta menjadi sorotan.

Diketahui, gelang Xyloband bukan hanya sekadar aksesoris konser Coldplay, tetapi menjadi simbol peduli lingkungan.

Baca Juga: Catat! Ini Cara Dapat Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Rumah Iblis, Sebelum Nonton Simak Sinopsis Lengkapnya

Meskipun Coldplay secara konsisten mencatat persentase pengembalian gelang di setiap konsernya, konser di Perth setelah Jakarta menyita perhatian.

Media sosial dipenuhi dengan foto leaderboard yang hanya mencantumkan persentase dari Buenos Aires, Kopenhagen, dan Tokyo, tanpa menyertakan Jakarta.

Meski banyak penonton Indonesia yang patuh, beberapa dianggap melanggar aturan dengan membawa pulang gelang sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga: Konser Kemanusiaan Untuk Gaza di M Bloc Live House, Tampil 16 Musisi Lokal

Menurut data dari Xylobands, persentase pengembalian gelang secara global rata-rata sekitar 60%. Di Indonesia, angkanya turun menjadi 52%, dengan hanya sekitar 41.600 dari 80.000 gelang yang dibagikan yang dikembalikan.

Ini menyoroti perbedaan dalam tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan di berbagai negara.

Coldplay dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Indonesia dalam upaya daur ulang gelang, memastikan bahwa pesan lingkungan mereka tetap terdengar kuat dan jelas di setiap penjuru dunia.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.