Mengenal Anxiety Disorder, Kenali Gejala Ini Sebelum Semakin Parah!

AKURAT JAKARTA - Cemas dan khawatir adalah sebuah situasi yang pasti pernah seseorang alami, terutama di generasi milenial dan generasi Z.
Hal ini bisa terjadi karena beberapa sebab, seperti membandingkan pencapaian dengan orang lain dan memikirkan hal yang belum tentu terjadi.
Rasa cemas atau anxiety pun menjadi respon yang normal dirasakan seseorang ketika menghadapi situasi atau mendengar berita yang menimbulkan rasa takut atau khawatir.
Baca Juga: Ini Bahaya Kebiasaan Gen Z Memangku Laptop, Dapat Mempengaruhi Kualitas Sperma
Akan tetapi, anxiety perlu diwaspadai jika muncul tanpa sebab atau sulit dikendalikan, karena bisa hal ini jadi hal tersebut disebabkan oleh gangguan kecemasan atau anxiety disorder.
Anxiety disorder dengan rasa cemas adalah dua hal yang berbeda. Rasa cemas terbilang normal apabila seseorang masih bisa mengendalikannya dan rasa cemas itu hilang setelah faktor pemicunya teratasi.
Namun, jika perasaan cemas menetap, bahkan memburuk hingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai anxiety disorder atau gangguan kecemasan.
Baca Juga: Apa Itu Sajete: Salam Khas Persija dan Jak Mania
Gangguan kecemasan ini biasanya ditandai dengan munculnya perasaan tegang, pikiran yang khawatir atau overthinking dan bahkan dapat berpengaruh pada perubahan fisik.
Apabila tidak segera mendapat penanganan dan diatasi, gangguan kecemasan ini dapat memicu terganggunya kesehatan mental.
Hal ini bisa berdampak buruk bagi seseorang, diantaranya ini lambat laun membuat seseorang menarik diri dari segala bentuk pergaulan sosial dan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Dimeriahkan Mocca dan Kunto Aji, Yuk Hadiri Piknik Hijau Hijau, GRATIS!!!
Beberapa gejala dari anxiety disorder adalah merasa tidak bersemangat dan gelisah, tubuh mudah kelelahan, lebih mudah tersinggung, dan kesulitan berkonsentrasi.
Jika kamu merasakan beberapa gejala tersebut, segera berkomunikasi denan orang sekitar atau berkonsultasi dengan ahli profesional sebelum kondisi semakin buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





