Bukan Sekadar Konser, Panggung Emo Revival Synchronize Fest Jadi Mesin Waktu ke Era 2000-an

AKURAT JAKARTA - Lagu yang pernah menemani masa remaja bisa menyimpan kenangan lebih lama daripada yang dibayangkan.
Bagi penggemar musik emo era 2000-an, mendengar kembali lagu favorit bukan hanya soal menikmati musik, tetapi juga mengingat masa ketika lagu-lagu tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Nuansa nostalgia itu akan hadir melalui panggung EMO REVIVAL di Synchronize Fest 2026, yang digelar pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.
Sejumlah band emo dan post-hardcore yang pernah mewarnai skena musik Tanah Air akan kembali tampil, membawa lagu-lagu yang akrab di telinga pendengar generasi 2000-an.
Salah satu nama yang hadir ialah Alone at Last, band melodic emo asal Bandung.
Mereka akan membawakan karya yang melekat dengan perjalanan band tersebut, termasuk “Muak Untuk Memuja” dan “Jiwa”.
Bagi penggemar lama, penampilan ini menjadi kesempatan untuk kembali menyanyikan lagu-lagu yang mungkin pernah menemani berbagai fase kehidupan mereka.
Friends of Mine juga masuk dalam daftar penampil. Band asal Jakarta ini dikenal melalui perpaduan pop-rock dan emo, termasuk singel “Dalam Tenang”.
Sementara itu, Killed By Butterfly (KBB) akan kembali menghidupkan kenangan dari perjalanan mereka sejak era album Sanity/Insanity pada 2008 hingga merilis EP Arsenic pada 2017.
Momen reuni juga menjadi daya tarik utama panggung ini.
Killing Me Inside RE akan mempertemukan Onadio Leonardo, Fauzan “SanSan”, dan Raka Cyril Damar untuk menghadirkan kembali formasi awal band tersebut.
Lagu seperti “Torment” dan “The Dynamic Boy” menjadi bagian dari katalog yang membawa pendengar mengingat kembali masa ketika musik post-hardcore banyak mewarnai playlist anak muda.
Selain itu, SIDE-B akan tampil dalam format Thirteen Era 2009 bersama para mantan personelnya.
Mereka dijadwalkan membawakan lagu-lagu dari album debut It's All About Party, Music, & Friendship, termasuk “Cherry Petite Raspberry” dan “I'm Not Your GameBoy”.
The Side Project juga akan kembali tampil dengan formasi Dochi Sadega, Fady Kemal, Dika Tlor, dan Pasha Acam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





