Jakarta

Gas Misterius Muncul di Tengah Konser Kotak di Kota Tua, Tantri Terpaksa Hentikan Pertunjukan

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 September 2026, 19:45 WIB
Gas Misterius Muncul di Tengah Konser Kotak di Kota Tua, Tantri Terpaksa Hentikan Pertunjukan
Konser Kotak di Kota Tua berhenti karena gas menyengat. - Instagram @tantrisyalindri

AKURAT JAKARTA - Pertunjukan musik seharusnya menjadi ruang untuk bersenang-senang bersama.

Namun, suasana konser Kotak di kawasan Kota Tua, Jakarta, berubah ketika gas berbau menyengat muncul di tengah kerumunan penonton.

Kejadian tersebut membuat aksi panggung terpaksa dihentikan.

Vokalis Kotak, Tantri Syalindri, mengonfirmasi insiden itu melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada Senin (14/9/2026).

Tantri mengatakan pihaknya sebenarnya sudah dua kali memberikan peringatan setelah gas tersebut muncul.

Namun, kejadian kembali terulang ketika Kotak membawakan lagu Pelan-Pelan Saja.

“Mohon maaf harus tiba-tiba menghentikan konser karena ada oknum yang mengeluarkan gas cukup menyengat diantara kerumunan penonton. 2x yang pertama sudah diperingatkan, namun terulang di lagu Pelan-Pelan Saja,” tulis Tantri dikutip dari akun Threads @tantrisyalindri.

Bagi Tantri, menghentikan konser menjadi pilihan yang harus diambil karena dampaknya mulai dirasakan secara langsung.

Ia mengaku mengalami batuk dan sesak setelah terpapar gas tersebut.

Tidak hanya orang yang berada di atas panggung, sejumlah penonton juga disebut mengalami dampak yang lebih serius hingga kehilangan kesadaran.

Baca Juga: Cuma Mau Lihat Ponsel Sebentar Sebelum Tidur? Efeknya Bisa Lebih Panjang dari Dugaan

“Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini, banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut,” ungkap Tantri.

Pelaku Sulit Ditemukan karena Gas Tak Terlihat

Persoalan lain muncul karena sumber gas tersebut belum diketahui.

Tantri mengatakan gas yang menyebar di antara penonton tidak terlihat seperti asap sehingga sulit mengetahui siapa yang mengeluarkannya.

“Untuk oknum tersebut, saya tidak tahu siapa karena gasnya tidak berupa asap jadi enggak ketauan siapa pelakunya,” jelas Tantri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.