Cegah Risiko Janin Cacat, POGI Desak Perlindungan Ekstra Bagi Ibu Hamil Terdampak Karhutla

AKURAT JAKARTA — Paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyimpan bahaya serius bagi keselamatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Budi Wiweko, menegaskan bahwa pencemaran udara akibat karhutla berisiko tinggi mengganggu perkembangan organ vital bayi.
"Kebakaran hutan dan lahan menghasilkan asap yang dipenuhi polusi. Jangankan untuk ibu hamil, bagi perempuan yang sehat saja kondisi ini sudah tidak baik," ujar Prof. Budi mengutip dari ANTARA, Kamis (27/8).
Baca Juga: Dampak Karhutla Memburuk, Puluhan Ribu Warga Kalimantan Selatan Terserang ISPA
Baca Juga: Cabai Rawit Merah Meroket ke Rp81 Ribu, Cek Update Harga Sembako Terbaru dari BI
Spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi tersebut menjelaskan bahwa asap karhutla mengandung zat kimia pengganggu endokrin atau Endocrine-disrupting Chemicals (EDC).
Zat ini memiliki kemampuan merusak dan merancukan fungsi sistem hormon di dalam tubuh.
Beberapa senyawa EDC yang terkandung dalam asap pembakaran seperti Dioksin, Karbon Monoksida dan Bisphenol A (BPA) sangat berbahaya apabila terhirup dan masuk kealiran darah ibu.
Dimana bayi akan beresiko untuk memiliki kelainan pada alat reproduksi serta organ kelamin saat lahir.
Adapun ancaman ini sangat rentan untuk usia kehamilan yang berada di bawah 12 minggu atau trimester pertama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





