Jakarta

Merasa Sehat, Ternyata Hampir Sejuta Orang Indonesia Baru Tahu Mengidap Hipertensi

Anggerhana Denni Rahmawati | 8 Agustus 2026, 06:30 WIB
Merasa Sehat, Ternyata Hampir Sejuta Orang Indonesia Baru Tahu Mengidap Hipertensi
Setelah melakukan CKG, hampir satu juta orang Indonesia baru tahu jika mereka mengidap hipertensi. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Merasa tubuh sehat sering membuat seseorang yakin tidak memiliki masalah kesehatan.

Padahal, temuan terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan anggapan tersebut tidak selalu benar.

Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026, hampir satu juta orang yang sebelumnya dinyatakan sehat justru diketahui telah mengalami hipertensi.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa berbagai penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, sering berkembang tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal.

Akibatnya, banyak orang baru mengetahui kondisinya setelah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

Data Kemenkes menunjukkan sekitar satu juta kasus baru hipertensi ditemukan dari hasil pemeriksaan ulang terhadap 9,2 juta peserta CKG yang pada tahun sebelumnya tercatat dalam kondisi sehat.

Selain itu, dari 1,3 juta peserta yang sebelumnya masuk kategori prehipertensi, sebanyak 247 ribu orang kini telah berkembang menjadi penderita hipertensi.

Kondisi serupa juga terjadi pada diabetes.

Dari 8,3 juta peserta yang menjalani pemeriksaan ulang, sebanyak 188 ribu orang terdeteksi sebagai kasus baru diabetes.

Sementara itu, 16 ribu peserta yang sebelumnya berada pada fase prediabetes kini telah mengalami diabetes.

Baca Juga: Ketika Harapan Tiba-Tiba Terputus, Kisah Guru Non-ASN di Lampung Ini Ungkap Dampak Psikologis Ketidakpastian

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan hasil tersebut menunjukkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala meskipun seseorang merasa tidak memiliki keluhan.

"Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berharap penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga segera ditangani. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau komplikasi," ujar Budi di Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, hipertensi dan diabetes termasuk penyakit yang sering berkembang tanpa disadari.

Ketika gejala mulai muncul, kondisi tersebut terkadang telah berkembang menjadi komplikasi serius, seperti stroke, penyakit jantung, maupun gagal ginjal.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Maria Endang Sumiwi juga mengingatkan bahwa kondisi kesehatan setiap orang dapat berubah dari waktu ke waktu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.