Delapan Buah Favorit di Indonesia Ini Ternyata Pendatang dari Negeri Jauh, Sudah Tahu Asal Usulnya?

AKURAT JAKARTA - Indonesia dikenal kaya akan buah tropis, namun tidak semua buah yang populer saat ini berasal dari tanah Nusantara.
Iklim hangat dan curah hujan yang tinggi membuat banyak tanaman buah dari berbagai benua tumbuh sangat baik di Indonesia.
Tak heran jika sebagian masyarakat mengira buah-buah tersebut merupakan tanaman asli Indonesia sejak dahulu kala.
Berikut beberapa buah populer yang ternyata memiliki perjalanan panjang sebelum dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.
1. Mangga
Mangga merupakan buah tropis yang sangat digemari masyarakat Indonesia, tetapi asal utamanya berasal dari India.
Tanaman mangga telah dibudidayakan selama lebih dari empat ribu tahun dan menjadi salah satu buah tertua di dunia.
Kini berbagai varietas mangga tumbuh subur di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam budaya kuliner daerah.
2. Alpukat
Alpukat berasal dari Meksiko dan wilayah Amerika Tengah yang sejak lama dikenal sebagai pusat tanaman ini.
Buah bertekstur lembut ini kini banyak dinikmati sebagai jus, campuran makanan, hingga hidangan penutup yang segar.
Perkembangan budidaya alpukat di Indonesia membuat buah ini mudah ditemukan sepanjang tahun di berbagai daerah.
3. Buah Naga
Buah naga yang identik dengan kebun modern Indonesia ternyata berasal dari Meksiko dan kawasan Amerika Tengah.
Tanaman dari keluarga kaktus ini masuk ke Asia sebelum akhirnya berkembang pesat dan populer di Indonesia.
=====
Rasa yang manis serta tampilannya yang menarik membuat buah naga semakin diminati oleh berbagai kalangan.
4. Nanas
Nanas berasal dari Amerika Selatan, terutama wilayah yang kini menjadi bagian dari Brasil dan Paraguay.
Buah ini dikenal memiliki rasa manis segar dengan sedikit sentuhan asam yang cocok untuk berbagai olahan.
Di Indonesia, nanas sering diolah menjadi rujak, selai, minuman, hingga pelengkap aneka hidangan tradisional.
5. Jambu Mete
Jambu mete berasal dari Brasil dan menyebar ke berbagai wilayah dunia melalui jalur perdagangan laut kuno.
Selain buahnya, biji mete memiliki nilai ekonomi tinggi karena banyak digunakan sebagai camilan dan bahan masakan.
Tanaman ini kini banyak dibudidayakan di sejumlah daerah Indonesia yang memiliki kondisi iklim yang sesuai.
6. Kelengkeng
Kelengkeng berasal dari wilayah Tiongkok Selatan dan telah lama menjadi buah favorit di berbagai negara Asia.
Buah kecil dengan daging bening dan rasa manis ini kini dapat dibudidayakan dengan baik di Indonesia.
Kemajuan teknologi pertanian membuat produksi kelengkeng lokal semakin meningkat dari tahun ke tahun.
7. Sawo Manila
Sawo manila berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah sebelum akhirnya menyebar ke kawasan Asia Tenggara.
=====
Buah ini terkenal karena dagingnya yang lembut serta rasa manis yang disukai oleh banyak pencinta buah.
Keberadaannya yang mudah ditemukan di pasar tradisional membuat sawo tetap memiliki penggemar setia hingga kini.
8. Jambu Biji
Jambu biji berasal dari kawasan Meksiko hingga Amerika Selatan bagian utara sebelum menyebar ke berbagai negara.
Buah ini dikenal kaya vitamin dan sering dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi minuman segar.
Beragam varietas unggul yang berkembang di Indonesia membuat jambu biji semakin diminati oleh masyarakat luas.
Perjalanan panjang berbagai buah tersebut menunjukkan bahwa pertukaran tanaman antarnegara telah berlangsung sejak lama.
Meski berasal dari negeri yang berbeda, buah-buah ini telah menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




