Jakarta

5 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Digoreng, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengurangi Manfaat Sehatnya

Anggerhana Denni Rahmawati | 29 Juni 2026, 16:45 WIB
5 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Digoreng, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengurangi Manfaat Sehatnya
Jenis sayuran berikut ini sebaiknya tidak digoreng.

AKURAT JAKARTA - Menggoreng menjadi salah satu cara memasak yang paling disukai masyarakat Indonesia karena mampu menghadirkan cita rasa gurih yang menggoda selera.

Meski terasa lezat, tidak semua sayuran cocok diolah dengan cara digoreng karena panas tinggi dapat mengurangi manfaat alaminya.

Proses menggoreng juga dapat membuat sayuran menyerap banyak minyak sehingga kandungan kalori dan lemaknya meningkat cukup tinggi.

Selain itu, suhu minyak yang sangat panas dapat memicu terbentuknya senyawa yang tidak baik bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Karena itu, beberapa jenis sayuran lebih dianjurkan dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau ditumis sebentar agar nutrisinya tetap terjaga.

1. Kol atau Kubis

Kol sering diolah menjadi keripik atau kol goreng, padahal suhu tinggi dapat memicu pembentukan senyawa akrilamida yang perlu diwaspadai.

Senyawa tersebut banyak diteliti karena berpotensi memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, proses menggoreng juga dapat mengurangi sebagian kandungan vitamin dan senyawa pelindung alami yang dimiliki kol.

2. Terong

Terong dikenal sebagai sayuran yang sangat mudah menyerap minyak ketika dimasak dengan metode penggorengan dalam minyak banyak.

Akibatnya, terong goreng dapat mengandung kalori dan lemak jauh lebih tinggi dibandingkan terong yang dikukus atau dipanggang.

Konsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan gangguan kesehatan lainnya.

3. Brokoli

Brokoli merupakan sayuran kaya vitamin C dan antioksidan yang berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Baca Juga: Wisata di HUT ke-499 Jakarta Pecahkan Rekor, Gubernur Pramono: Ragunan Tembus 135.500 Pengunjung

=====

Paparan suhu yang terlalu tinggi saat menggoreng dapat menurunkan sebagian kandungan vitamin dan senyawa bermanfaat tersebut.

Akibatnya, manfaat kesehatan yang seharusnya diperoleh dari brokoli menjadi tidak maksimal setelah melalui proses penggorengan.

4. Bayam

Bayam mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk mendukung kesehatan tubuh sehari-hari.

Ketika digoreng dengan suhu tinggi, sebagian kandungan nutrisi tersebut dapat mengalami penurunan sehingga manfaatnya berkurang.

Bayam yang menyerap banyak minyak juga dapat meningkatkan asupan lemak dan kalori yang tidak diperlukan tubuh.

5. Kangkung

Kangkung termasuk sayuran yang populer di Indonesia dan sering diolah dengan berbagai metode memasak yang sederhana.

Saat digoreng, kangkung dapat menyerap minyak dalam jumlah cukup banyak sehingga kandungan kalorinya ikut meningkat.

Cara memasak seperti menumis cepat atau merebus lebih dianjurkan untuk membantu menjaga kandungan nutrisi alaminya.

Memilih metode memasak yang tepat tidak hanya menjaga rasa makanan tetap nikmat tetapi juga membantu mempertahankan nilai gizinya.

Dengan mengurangi kebiasaan menggoreng beberapa sayuran tertentu, manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya dapat diperoleh lebih optimal. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.