Jakarta

Bayam Ternyata Tak Selalu Sehat, Orang dengan Kondisi Berikut Ini Sebaiknya Membatasi Mengonsumsinya

Anggerhana Denni Rahmawati | 3 Juni 2026, 20:45 WIB
Bayam Ternyata Tak Selalu Sehat, Orang dengan Kondisi Berikut Ini Sebaiknya Membatasi Mengonsumsinya
Orang dengan kondisi tertentu perlu membatasi konsumsi sayur bayam.

AKURAT JAKARTA - Banyak orang mengira semakin banyak makan sayur maka tubuh akan semakin sehat.

Padahal, setiap makanan tetap memiliki batas konsumsi yang perlu diperhatikan.

Bayam termasuk salah satu sayuran yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Meski kaya manfaat, konsumsi bayam dalam jumlah berlebihan bukan tanpa risiko.

Bayam mengandung asam oksalat yang dapat mengikat mineral seperti kalsium, magnesium, dan seng sehingga mengurangi penyerapannya oleh tubuh.

Kondisi ini dapat membuat tubuh tidak mendapatkan manfaat mineral secara optimal apabila bayam dikonsumsi terlalu banyak dalam jangka panjang.

Selain itu, tingginya kandungan serat dalam bayam juga bisa memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Kamu mungkin mengalami perut kembung, muncul gas berlebih, hingga kram perut apabila mengonsumsi bayam dalam jumlah besar sekaligus.

Terutama bagi orang yang tidak terbiasa makan makanan tinggi serat, efek tersebut bisa terasa lebih mengganggu.

Ada beberapa kelompok yang disarankan untuk membatasi konsumsi bayam.

Pertama adalah penderita batu ginjal atau mereka yang memiliki riwayat pembentukan batu ginjal.

Kandungan asam oksalat pada bayam dapat berikatan dengan kalsium dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama jenis batu kalsium oksalat yang cukup umum terjadi.

Kelompok berikutnya adalah penderita penyakit ginjal kronis.

Bayam mengandung kalium dalam jumlah cukup tinggi.

Ketika fungsi ginjal mengalami penurunan, tubuh akan kesulitan membuang kelebihan kalium dari dalam darah.

Baca Juga: Gak Ada Lawan! Honda BeAT 150 Siap Meluncur di Pasar Otomotif Tanah Air dengan Desain Sporty, Bikin Yamaha Aerox Lari Ketakutan!

=====

Jika kadar kalium terlalu tinggi, kondisi tersebut dapat memicu gangguan irama jantung yang berbahaya.

Tak hanya itu, orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah juga perlu berhati-hati.

Bayam dikenal sebagai sumber vitamin K yang sangat tinggi.

Dalam satu cangkir bayam, kandungan vitamin K bahkan dapat mencapai sekitar 120 persen kebutuhan harian tubuh.

Vitamin K memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah.

Karena itu, peningkatan konsumsi bayam secara mendadak dapat memengaruhi efektivitas obat antikoagulan yang sedang dikonsumsi.

Para penderita yang menggunakan obat tersebut biasanya dianjurkan menjaga pola konsumsi vitamin K tetap stabil agar pengobatan berjalan optimal.

Meski demikian, bukan berarti bayam harus dihindari sepenuhnya.

Kamu tetap bisa mengonsumsinya dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Kunci utamanya adalah tidak berlebihan dan memahami kondisi kesehatan tubuh masing-masing sebelum mengonsumsi makanan tertentu secara rutin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.