Jakarta

Banyak Orang Tua Masih Salah, Ternyata Begini Cara Mengajarkan Anak agar Tidak Kasar

Anggerhana Denni Rahmawati | 25 Mei 2026, 17:45 WIB
Banyak Orang Tua Masih Salah, Ternyata Begini Cara Mengajarkan Anak agar Tidak Kasar
Ilustrasi anak yang kasar. (Magnific)

AKURAT JAKARTA - Perilaku kasar pada anak sering membuat orang tua merasa khawatir.

Tidak sedikit yang langsung memarahi anak ketika mereka mulai berbicara dengan nada tinggi atau menunjukkan sikap tidak sopan.

Padahal, mengajarkan anak agar memiliki perilaku baik tidak cukup hanya dengan teguran atau hukuman.

Anak belajar dari lingkungan di sekitarnya, terutama dari orang tua.

Cara berbicara, bersikap, hingga menghadapi emosi akan mudah ditiru oleh anak dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pendekatan yang lembut dan konsisten menjadi kunci penting dalam mendidik mereka.

Selain itu, orang tua juga perlu memahami bahwa perubahan perilaku tidak bisa terjadi secara instan.

Dibutuhkan kesabaran, komunikasi yang baik, dan contoh nyata agar anak terbiasa bersikap sopan.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak agar tidak kasar.

Baca Juga: Penertiban Pedagang Es Krim di CFD Sudirman-Thamrin Jadi Sorotan, Satpol PP DKI Akhirnya Minta Maaf

1. Pahami Penyebab Anak Bersikap Kasar

Sebelum menegur, cari tahu lebih dulu alasan anak berperilaku kasar.

Bisa jadi mereka meniru lingkungan sekitar, merasa kesal, atau kesulitan mengungkapkan emosi.

Dengan memahami penyebabnya, orang tua bisa memberikan solusi yang lebih tepat tanpa membuat anak merasa disalahkan.

2. Bangun Komunikasi yang Terbuka

Ajak anak berbicara dengan suasana tenang dan nyaman.

Dengarkan cerita mereka tanpa menyela agar anak merasa dihargai.

Jika ada perilaku yang kurang baik, jelaskan secara lembut tanpa membentak atau menghakimi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.