Sering Diucapkan Tanpa Disadari, Kalimat Ini Bisa Jadi Tanda Seseorang Sedang Tidak Baik-Baik Saja

AKURAT JAKARTA - Tidak semua orang mudah menceritakan masalah yang sedang mereka hadapi.
Banyak yang memilih memendam perasaan karena takut dianggap lemah, tidak ingin merepotkan orang lain, atau merasa lebih nyaman menyelesaikannya sendiri.
Padahal, kondisi emosional seseorang sering terlihat dari ucapan sehari-harinya.
Beberapa kalimat yang terdengar biasa ternyata bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang menyimpan tekanan atau kesedihan.
Karena itu, penting bagi kamu untuk lebih peka terhadap orang-orang terdekat.
Salah satu kalimat yang sering diucapkan adalah, “Aku baik-baik saja, jangan khawatirkan aku.”
Meski terdengar meyakinkan, ucapan ini sering menjadi cara seseorang menutupi rasa cemas, sedih, atau lelah secara emosional.
Psikolog berlisensi La Keita D. Carter, PsyD, LP, mengatakan bahwa menekan perasaan justru dapat memperparahnya dan bisa berubah menjadi masalah kronis jika dilakukan terus-menerus.
Kalimat lain yang juga sering muncul adalah, “Terserah, aku sudah melupakannya.”
Banyak orang mencoba terlihat kuat dengan mengabaikan emosinya sendiri.
Baca Juga: Bukan Sekadar Festival Anime, MMAJ Jakarta 2026 Siap Hadirkan Pengalaman Jepang yang Spektakuler
Padahal, masalah yang tidak diselesaikan biasanya tetap meninggalkan beban dalam pikiran.
Selain itu, ucapan seperti “Aku tidak ingin merepotkan siapa pun” juga bisa menjadi tanda seseorang sedang kesulitan.
Mereka takut dianggap membebani orang lain atau terlihat lemah.
Menurut psikolog klinis Leon F Seltzer, PhD, rasa takut ditolak menjadi salah satu alasan utama seseorang menyembunyikan emosinya.
Sementara itu, kalimat “Aku sedang sibuk” sering dipakai untuk menghindari rasa sedih atau stres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





