Jakarta

Waspada! Kantor Ber-AC Diam-Diam Picu Dehidrasi, Ini Alasan Pekerja Kantoran Justru Lebih Rentan

Winda Wahdania | 19 April 2026, 12:21 WIB
Waspada! Kantor Ber-AC Diam-Diam Picu Dehidrasi, Ini Alasan Pekerja Kantoran Justru Lebih Rentan
Ilustrasi pekerja di ruang ber-AC yang tampak nyaman, namun diam-diam mengalami dehidrasi akibat kurang minum air sepanjang hari. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Dehidrasi pekerja kantoran kini menjadi fenomena yang semakin sering terjadi, terutama di lingkungan kerja ber-AC.

Meski terlihat nyaman, kantor berpendingin udara justru menyimpan risiko tersembunyi bagi kesehatan tubuh.

Banyak orang mengira dehidrasi hanya mengancam mereka yang bekerja di bawah terik matahari, namun fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.

Baca Juga: Prediksi Skor Borussia Monchengladbach vs Mainz 05 di Bundesliga, 20 April 2026: Misi Akhiri Kutukan Enam Tahun

Secara umum, orang akan lebih khawatir terhadap pekerja lapangan seperti buruh konstruksi atau pengemudi ojek yang terpapar panas ekstrem.

Namun, kondisi justru sering berbalik. Pekerja kantoran yang duduk di ruangan sejuk malah mengalami dehidrasi secara perlahan tanpa disadari.

Dr. P. Vikranth Reddy, Direktur Klinis dan Konsultan Senior Nefrologi di CARE Hospitals, Banjara Hills, Hyderabad, mengungkapkan fenomena ini dengan jelas.

"Pada pandangan pertama, sepertinya jelas bahwa orang yang berolahraga di bawah terik matahari lebih rentan mengalami dehidrasi daripada mereka yang berada di dalam ruangan," katanya, dikutip dari laman Times of India pada Minggu (19/4).

Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Lyon di Ligue 1, 20 April 2026: Les Parisiens Incar Kemenangan Besar di Kandang

Namun ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan tidak selalu demikian.

"Tapi itu tidak selalu terjadi dalam praktiknya. Seringkali, justru para pekerja kantoran yang duduk di ruang ber-AC lah yang akhirnya minum air jauh lebih sedikit daripada yang sebenarnya mereka butuhkan."

Salah satu penyebab utama adalah hilangnya sinyal alami tubuh.

Dalam kondisi panas, tubuh memberi tanda seperti rasa haus, keringat, dan ketidaknyamanan.

Namun di ruangan ber-AC, semua tanda itu meredam. Akibatnya, kebutuhan cairan sering diabaikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.