Jakarta

5 Dampak Buruk Sering Melamun yang Jarang Disadari

Anggerhana Denni Rahmawati | 13 April 2026, 06:30 WIB
5 Dampak Buruk Sering Melamun yang Jarang Disadari
Kenali 5 dampak buruk daydreaming yang diam-diam bisa memengaruhi aktivitas harianmu. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Melamun atau daydreaming adalah kondisi ketika pikiran seseorang sejenak terlepas dari lingkungan sekitar.

Dalam keadaan ini, fokus menjadi kabur dan perhatian beralih pada khayalan visual atau imajinasi yang muncul di benak.

Fenomena ini sangat umum terjadi dan hampir dialami oleh semua orang dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: BYD Atto 2: Jarak Tempuh 410 KM, Fitur ADAS Canggih, dan Desain Interior Mewah Jadi Daya Tarik Utama di Indonesia

Dilansir dari Psychologies, Senin (13/4/2026), melamun merupakan salah satu aktivitas paling umum.

Bahkan, survei dari University of Minnesota menyebutkan bahwa 80% orang lebih memilih mengakui pengalaman memalukan dibandingkan mengungkapkan apa yang mereka lamun.

Hal ini menunjukkan bahwa melamun sering dianggap sebagai sesuatu yang pribadi sekaligus sulit dijelaskan.

Baca Juga: Jaecoo J5 Bisa Kalah Telak, BYD Atto 2 Segera Mengaspal dengan Mesin Listrik 177 PS dan Mengusung Konsep Dragon Face

Namun, di balik kesannya yang tidak berbahaya, melamun ternyata bisa membawa dampak buruk jika terjadi terlalu sering.

Berikut lima dampak buruk yang perlu kamu waspadai:

1. Kehilangan konsentrasi dan sulit menangkap informasi

Baca Juga: SUV Listrik BYD Atto 2 Siap Meluncur, Tampilannya Futuristik dan Performa Lebih Gahar, Harganya Lebih Murah dari Kompetitor!

Pada beberapa orang, melamun bisa terjadi secara berlebihan hingga mengganggu fokus.

Menurut Healthgrades, kesulitan konsentrasi adalah penurunan kemampuan untuk memusatkan pikiran pada satu hal.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor medis, kognitif, atau psikologis.

Baca Juga: PBSI Rilis Skuad Thomas dan Uber Cup 2026: Kombinasi Senior-Junior dan Pemain Non Pelatnas, Ini Daftar Namanya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.