Jakarta

Banyak yang Salah Paham, Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

Anggerhana Denni Rahmawati | 9 Maret 2026, 04:00 WIB
Banyak yang Salah Paham, Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

AKURAT JAKARTA - Saat seseorang merasakan emosi yang kuat, menangis menjadi reaksi yang wajar.

Hal ini juga bisa terjadi ketika sedang menjalankan ibadah puasa.

Tidak jarang seseorang meneteskan air mata ketika berdoa, membaca Al-Qur’an, atau mengalami peristiwa yang menyentuh hati.

Baca Juga: 5 Negara Paling Malas di Dunia, Indonesia Ternyata Menempati Posisi Pertama

Kondisi tersebut kemudian membuat sebagian orang khawatir apakah air mata yang keluar dapat memengaruhi keabsahan puasa.

Namun, penjelasan ulama menunjukkan bahwa menangis pada dasarnya tidak termasuk hal yang membatalkan puasa.

Dilansir dari NU Online, Senin (9/3/2026), menangis tidak termasuk dalam perkara yang dapat membatalkan puasa.

Baca Juga: Kabar Gembira, Berlaku Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Lebaran 2026

Dalam kitab Matnu Abi Syuja' dijelaskan bahwa pembatal puasa berkaitan dengan masuknya sesuatu ke dalam rongga tubuh atau adanya tindakan tertentu yang secara jelas melanggar ketentuan puasa.

Beberapa perbuatan yang dapat membatalkan puasa antara lain memasukkan sesuatu ke dalam tubuh hingga mencapai rongga bagian dalam (jauf) atau kepala, melakukan pengobatan melalui dua jalan yaitu qubul dan dubur, sengaja memuntahkan isi perut, serta melakukan hubungan suami istri secara sengaja saat sedang berpuasa.

Selain itu, puasa juga dapat batal jika seseorang mengalami keluarnya mani akibat bersentuhan kulit, mengalami haid atau nifas, pingsan sepanjang hari selama waktu puasa, atau murtad.

Baca Juga: SUV Keluarga Toyota Rush GR Sport 2026 Tawarkan Sensasi Berkendara Sporty dan Fitur Apple CarPlay untuk Perjalanan Harian hingga Mudik Lebaran

Dalam konteks tersebut, menangis tidak termasuk dalam daftar pembatal puasa.

Air mata yang keluar dari mata tidak dianggap sebagai sesuatu yang masuk ke dalam rongga tubuh yang dapat membatalkan puasa.

Secara anatomi, tidak terdapat saluran langsung dari mata menuju tenggorokan.

Baca Juga: 5 Menu Sahur Berkuah Sederhana tapi Lezat untuk Dicoba di Rumah

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.