Tips Rahasia Memilih Jagung Manis dan Segar yang Jarang Diketahui

AKURAT JAKARTA - Jagung merupakan bahan makanan yang cukup populer dan sering diolah menjadi berbagai menu, seperti jagung rebus, bakwan jagung, hingga campuran sup atau tumisan.
Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat jagung digemari banyak orang.
Namun, tidak semua jagung yang dijual di pasar atau supermarket memiliki kualitas yang sama.
Baca Juga: Mantap! Pemkab Tangerang Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI
Ada jagung yang sudah terlalu tua, kurang segar, bahkan mulai rusak.
Agar tidak salah memilih, kamu bisa memperhatikan beberapa bagian penting dari jagung.
Berikut beberapa tips memilih jagung yang baik agar rasanya tetap manis dan segar saat dimasak.
1. Perhatikan Kulit Jagung
Kulit jagung bisa menjadi tanda awal untuk mengetahui kesegaran jagung.
Kulit jagung yang baik biasanya berwarna hijau terang, sedikit lembap, dan menutupi hingga bagian bonggolnya.
Sebaliknya, sebaiknya hindari jagung dengan kulit yang sudah menguning, kering, atau bahkan berlubang.
Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh jamur atau serangga yang merusak jagung.
2. Perhatikan Rumbai Jagung
Baca Juga: Agar Selamat Sampai Kampung Halaman, Perhatika 5 Hal Penting Saat Mudik Naik Motor Ini
Rumbai jagung merupakan bagian serabut yang berada di ujung tongkol jagung dan biasanya berwarna cokelat atau keemasan.
Rumbai jagung yang masih segar biasanya terasa lembap, sedikit lengket, dan memiliki aroma yang harum.
Sebaliknya, rumbai yang kering, berwarna hitam, atau terlalu lembek bisa menjadi tanda bahwa jagung sudah terlalu tua atau tidak segar lagi.
3. Cek Biji Jagung
Selain kulit dan rumbai, kamu juga perlu memperhatikan kondisi biji jagung.
Biji jagung yang berkualitas biasanya tampak montok, tersusun rapat, dan memiliki ukuran yang relatif sama.
Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Pisa di Serie A, 8 Maret 2026: Momentum Bangkit Bianconeri di Allianz
Warnanya juga terlihat kuning cerah serta tampak segar.
Biji jagung yang baik umumnya mudah dipipil dan memiliki rasa manis alami.
Sebaliknya, sebaiknya hindari jagung dengan biji yang kecil, berlubang, lembek, atau berwarna pucat karena kualitasnya sudah menurun.
Dengan memperhatikan beberapa tanda tersebut, kamu bisa lebih mudah mendapatkan jagung yang segar dan berkualitas.
Jagung yang baik tentu akan menghasilkan hidangan yang lebih lezat, baik itu jagung rebus, tumisan, maupun bakwan jagung.
Dengan memilih bahan yang tepat, kamu juga bisa menikmati rasa jagung yang lebih manis dan nikmat saat diolah menjadi berbagai masakan favorit di rumah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






