Kelewatan Bangun Sahur karena Kesiangan, Ini Trik Jitu agar Tetap Kuat Seharian

AKURAT JAKARTA - Sahur memang menjadi sumber energi utama sebelum menjalani puasa.
Meski begitu, tubuh manusia dirancang memiliki simpanan energi yang dapat digunakan saat tidak ada asupan makanan dalam beberapa jam.
Kuncinya terletak pada cara kamu mengatur aktivitas, menjaga fokus, dan mengelola kondisi fisik sepanjang hari.
Baca Juga: Ngabuburit Seru di Museum Mandiri, Jelajah Sejarah Sambil Menunggu Berbuka Puasa
Berikut beberapa trik jitu yang bisa kamu terapkan agar tetap produktif walau melewatkan sahur.
1. Aktifkan “Mode Hemat Energi”
Saat kamu tidak mendapat asupan nutrisi di pagi hari, hindari langsung melakukan pekerjaan fisik berat.
Gunakan energi yang ada untuk aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi di pagi hari ketika pikiran masih segar.
Pekerjaan lapangan atau tugas berat sebaiknya kamu tunda hingga menjelang berbuka agar tubuh tidak cepat kehabisan tenaga.
2. Jaga Napas dan Suhu Tubuh
Rasa lemas sering kali semakin terasa karena dehidrasi.
Jika kamu tidak sempat minum saat sahur, usahakan berada di ruangan yang sejuk dan hindari paparan matahari langsung.
Teknik pernapasan dalam juga bisa membantu.
Tarik napas perlahan dan dalam untuk memastikan suplai oksigen ke otak tetap optimal sehingga rasa pusing bisa berkurang.
3. Manfaatkan Power Nap
Ketika kantuk menyerang di siang hari, jangan memaksakan diri.
Baca Juga: Tarling di Panongan, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Warga Kabupaten Tangerng Perkuat Kepedulian Sosial
Kamu memang tidak bisa mengandalkan kopi saat puasa, tetapi kamu bisa memanfaatkan tidur singkat selama 15–20 menit.
Power nap terbukti membantu menyegarkan otak dan mengembalikan fokus tanpa membuat tubuh terasa lebih lelah.
4. Alihkan Perhatian dengan Aktivitas Positif
Rasa lapar sering kali dipicu oleh pikiran yang terlalu fokus pada perut kosong.
Cobalah menyibukkan diri dengan pekerjaan atau hobi yang kamu sukai.
Saat pikiran teralihkan, sinyal lapar biasanya terasa lebih ringan.
5. Persiapkan Buka Puasa dengan Cerdas
Agar kejadian melewatkan sahur tidak berdampak panjang, pastikan kamu berbuka dengan makanan bernutrisi.
Pilih makanan berindeks glikemik rendah seperti kurma atau gandum, serta protein yang cukup untuk mengisi kembali cadangan energi.
Dengan begitu, tubuh kamu lebih siap menjalani puasa berikutnya.
Melewatkan sahur memang tidak ideal, tetapi bukan berarti puasa kamu akan berantakan.
Dengan pengaturan yang tepat, kamu tetap bisa menjalani hari dengan produktif dan penuh semangat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









