Jakarta

Panduan Aman Mencuci Buah dari Kotoran dan Residu Pestisida demi Kesehatan Tubuh

Zainal Abidin | 11 Januari 2026, 17:55 WIB
Panduan Aman Mencuci Buah dari Kotoran dan Residu Pestisida demi Kesehatan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat penting untuk menjaga daya tahan serta fungsi organ tubuh.

Meski terlihat segar, buah yang dijual di pasar atau supermarket sering masih mengandung kotoran dan sisa pestisida.

Paparan residu pestisida dalam jangka panjang berisiko mengganggu kesehatan jika buah dikonsumsi tanpa dicuci benar.

Baca Juga: Mengenal Lima Jenis Garam dan Perannya bagi Kesehatan Tubuh

Oleh karena itu, memahami bahan dan langkah mencuci buah dengan tepat menjadi kebiasaan penting dalam hidup sehat.

1. Air Bersih Mengalir

Air bersih yang mengalir adalah langkah paling dasar dan wajib dilakukan sebelum buah dikonsumsi atau diolah.

Baca Juga: Manfaat Minum Air Chia Seed untuk Kesehatan dan Detoksifikasi Tubuh

Aliran air membantu menghilangkan debu, tanah, serta sebagian mikroorganisme yang menempel di permukaan buah.

Buah sebaiknya digosok perlahan dengan tangan bersih selama dua puluh hingga tiga puluh detik agar lebih optimal.

2. Larutan Air Garam

Baca Juga: Selama Ini Dibuang, Kulit Apel Justru Punya Banyak Manfaat

Air garam dikenal sebagai bahan alami yang mampu membantu mengurangi residu pestisida ringan pada kulit buah.

Garam juga memiliki sifat antimikroba ringan yang dapat menekan pertumbuhan bakteri di permukaan buah.

Rendam buah dalam air garam selama sepuluh hingga lima belas menit, lalu bilas kembali dengan air mengalir.

Baca Juga: Dongeng Anak: Kelinci Pemberani dan Payung Ajaib

3. Baking Soda atau Soda Kue

Baking soda terbukti efektif membantu melepaskan sisa bahan kimia yang menempel pada kulit buah.

Larutan ini bekerja dengan menguraikan residu pestisida sehingga lebih mudah terangkat saat pembilasan. 

Baca Juga: Emas UBS Meroket di Pegadaian, Simak Rincian Harganya

Gunakan satu sendok teh baking soda dalam satu liter air, rendam buah, lalu bilas hingga bersih.

4. Cuka Makan

Cuka mengandung asam asetat yang memiliki sifat antibakteri alami untuk membersihkan permukaan buah.

Baca Juga: Lima Rekomendasi Destinasi Akhir Pekan di Jakarta, Mulai Wisata Edukatif hingga Konser Musik

Larutan cuka dan air dapat membantu mengurangi bakteri serta kotoran yang sulit hilang dengan air biasa.

Perendaman cukup dilakukan lima hingga sepuluh menit agar rasa dan tekstur buah tetap terjaga.

5. Air Lemon

Baca Juga: Investor Simak! Rincian Harga Emas Antam dan Ketentuan Pajak Terbaru per 10 Januari

Air lemon mengandung asam sitrat alami yang membantu mengangkat kotoran dan bakteri ringan pada buah.

Selain membersihkan, aroma lemon juga memberikan kesan segar pada buah setelah dicuci.

Campurkan perasan lemon dengan air, rendam sebentar, lalu bilas hingga tidak ada sisa cairan asam.

Baca Juga: Dongeng Anak: Legenda Dewi Sri: Asal Muasal Padi 

6. Menggunakan Sikat Khusus Buah

Sikat khusus buah sangat dianjurkan untuk buah berkulit tebal seperti apel, pir, dan jeruk.

Alat ini membantu membersihkan pori-pori kulit buah tanpa merusak daging buah di dalamnya.

 Baca Juga: Komdigi Blokir Sementara Akses Grok

Pastikan sikat selalu bersih dan digunakan khusus untuk buah agar tetap higienis.

Masyarakat disarankan menghindari sabun, detergen, atau cairan kimia karena berisiko meninggalkan residu berbahaya.

Mencuci buah dengan bahan alami dan langkah yang tepat membantu melindungi tubuh dari zat kimia berlebih.

Baca Juga: Rahasia Sayap Ayam Crispy Meski Digoreng Pakai Sedikit Minyak

Kebiasaan sederhana ini berperan besar dalam menjaga kesehatan jangka panjang seluruh anggota keluarga. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.