Jakarta

Fenomena Brain Fog, Mengapa Kamu Bisa Tiba-Tiba Lupa dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Zainal Abidin | 17 November 2025, 19:30 WIB
Fenomena Brain Fog, Mengapa Kamu Bisa Tiba-Tiba Lupa dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

AKURAT JAKARTA - Fenomena brain fog kini menjadi topik yang banyak dibicarakan, terutama karena fenomena brain fog tidak hanya menyerang usia lanjut.

Di dunia yang semakin cepat, fenomena brain fog juga sering dialami generasi muda yang hidup dalam tekanan multitasking dan pola tidur tidak teratur.

Fenomena brain fog bahkan disebut para ahli sebagai tanda bahwa daya ingat bukan kemampuan pasif, melainkan keterampilan yang perlu kamu latih secara konsisten.

Baca Juga: Bukan Sekadar Herbal, Daun Sirsak Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Kecantikan

Karena itu, memahami cara kerja memori dan bagaimana menjaganya menjadi hal penting dalam aktivitas sehari-hari.

Para ahli saraf menegaskan bahwa generasi muda sama rentannya mengalami gangguan fokus, hilang ingatan jangka pendek, hingga menurunnya kemampuan konsentrasi.

Kesibukan yang terus menumpuk, tidur yang tidak teratur, dan pola makan tidak seimbang membuat otak mudah kelelahan.

Baca Juga: Chef Bongkar Rahasia Cara Memasak Cumi agar Selalu Empuk

Untuk membantu kamu tetap memiliki ingatan tajam, sejumlah studi dan publikasi kesehatan telah merangkum lima strategi utama yang terbukti efektif dalam menjaga performa otak.

1. Soroti pentingnya tidur

Kurang tidur terbukti menjadi salah satu pemicu utama turunnya fungsi memori.

Baca Juga: Tidak Perlu Skill Khusus, Begini Trik Bikin Telur Kukus Anti Gagal

Menurut riset dari Harvard Health Publishing, tidur malam yang berkualitas (7–9 jam untuk orang dewasa) sangat krusial.

Saat kamu tidur, otak melakukan proses konsolidasi memori, yaitu menyortir dan menyimpan informasi yang kamu peroleh sepanjang hari.

Kamu juga perlu mengelola stres melalui meditasi atau aktivitas santai agar hippocampus tetap bekerja optimal.

Baca Juga: Ammar Zoni Minta Kekasih Urus Surat Nikah Saat Sidang Zoom

2. Tekankan latihan otak

Kamu bisa mempelajari keterampilan baru seperti bahasa asing, alat musik, atau mencoba rute baru saat berkendara untuk merangsang terbentuknya neuron baru.

3. Perhatikan nutrisi, terutama antioksidan dan Omega-3

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Lagi, Segini Harga per Gramnya

Ikan berlemak, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah beri adalah pilihan terbaik untuk mendukung kesehatan kognitif.

4. Gunakan alat bantu

Kamu bisa menggunakan reminder digital atau aturan peletakan barang di tempat yang sama setiap hari.

Baca Juga: Warga Jogja Merapat! Didik Nini Thowok Akan Meriahkan Selasa Wagen di Jalan Malioboro Besok Malam, Gratis

Tujuannya adalah agar otak tak terbebani hal-hal kecil.

5. Hindari multitasking

Tak hanya itu, kamu juga harus biasakan fokus pada satu tugas menggunakan metode Pomodoro agar informasi tersimpan lebih baik.

Baca Juga: Relokasi Pasar hingga Padel Gratis, Cerita Lengkap Lahirnya Taman Bendera Pusaka di Kawasan Blok M

Dengan menerapkan lima langkah ini, para ahli percaya setiap orang dapat meningkatkan ketajaman mental dan mengurangi risiko lupa dalam rutinitas harian.

Brain fog bukan takdir, kamu bisa mengatasinya dengan strategi yang tepat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.