Jakarta

Tragis! ‎Gunakan Termos Berkarat Lebih dari 10 Tahun, Seorang Pria Meninggal Karena Keracunan Timbal Logam

Saeful Anwar | 29 Juni 2025, 11:46 WIB
Tragis! ‎Gunakan Termos Berkarat Lebih dari 10 Tahun, Seorang Pria Meninggal Karena Keracunan Timbal Logam

‎AKURAT JAKARTA - Seorang pria Taiwan meninggal diduga karena keracunan timbal setelah menggunakan termos berkarat.

‎Pria itu menggunakan termos yang sama selama lebih dari sepuluh tahun, meskipun telah terlihat tanda-tanda degradasi logam.

‎Media Taiwan baru-baru ini melaporkan kematian tragis seorang pria yang mengalami infeksi paru-paru parah yang diperburuk oleh keracunan logam berat.

Baca Juga: Ingat! Malam ini Ada Konser Jamrud dan SHA Band di PRPP Semarang, Rangkaian Jateng Fair Festival 2025

‎Pria itu dilaporkan mulai mengalami masalah kesehatan sekitar setahun yang lalu, dan tes darah menunjukkan bahwa ia menderita keracunan logam berat.

‎Saat mencoba menemukan sumber kontaminasi, dokter mengetahui bahwa pria itu telah menggunakan termos yang sama setiap hari selama 10 tahun terakhir. 

‎Setelah memeriksa wadah tersebut, mereka menemukan karat telah terbentuk di dalamnya.

Baca Juga: Magelang Bersiaplah! Ketep Summit Fest 2025 Digelar pada 18–20 Juli, Dimeriahkan Konser Musik The Rain hingga OM Janema, GRATIS!

‎Namun demikian hal itu tidak menghalangi pasien untuk menggunakannya untuk menyimpan minuman asam seperti kopi, teh, dan jus.

‎Sayangnya, meskipun melihat karat dan tahu bahwa wadah termalnya jelas tidak terbuat dari bahan antikarat, pasien tetap menggunakannya, hanya mengandalkan pembilasan sederhana untuk membersihkannya.

‎Tidak jelas kapan termos mulai membocorkan logam berat ke dalam minuman, tetapi pada saat pasien datang ke rumah sakit, semuanya sudah terlambat. 

Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Muslim Life Fair 2025 Digelar di Vivo Mall Sentul, Tersedia Shuttle Bus dari dan Ke Stasiun Bojong Gede, Simak Jadwalnya

‎Keracunan tersebut memengaruhi sistem kekebalannya, dan meskipun dokter telah berusaha sebaik mungkin, ia meninggal karena pneumonia kurang dari setahun setelah diagnosis awalnya.

‎"Termos tersebut mungkin telah digunakan dalam jangka waktu yang lama, dan khususnya, racun yang dihasilkan saat mengandung minuman berkarbonasi seperti cola mungkin telah masuk ke dalam tubuh," kata dokter.

‎Kasus tragis pria tersebut menjadi kisah peringatan dimana para ahli kesehatan menyarankan orang-orang untuk memastikan mereka memilih termos yang terbuat dari baja tahan karat 304, menghindari menggunakannya untuk membawa minuman asam, dan memastikan untuk membersihkannya secara teratur. 

‎Selain itu, disarankan untuk mengganti termos setelah dua atau tiga tahun penggunaan terus-menerus.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.