Jakarta

Pengertian Teks Editorial, Ciri, Struktur dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12

Hawa E. Azhari | 27 September 2024, 13:30 WIB
Pengertian Teks Editorial, Ciri, Struktur dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12

AKURAT JAKARTA - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas 12, teks editorial merupakan teks yang berisi pandangan atau opini penulis terkait suatu peristiwa atau isu yang sedang hangat dibicarakan.

Teks ini biasanya ditemukan di kolom editorial media cetak atau digital, seperti surat kabar, majalah, atau portal berita online.

Fungsi teks editorial adalah memberikan sudut pandang tertentu mengenai suatu topik, serta mempengaruhi atau mengajak pembaca untuk berpikir atau bertindak sesuai pandangan penulis.

Baca Juga: JANGAN LUPA, Besok Konser Sheila On 7 di Bandung, Lokasinya Berugang Loh, Cek di Sini Biar Gak Nyasar

Pengertian Teks Editorial

Teks editorial adalah tulisan yang mengungkapkan pendapat atau sikap media terhadap suatu isu aktual yang sedang dibicarakan oleh masyarakat.

Teks ini sering disebut sebagai tajuk rencana karena mewakili pandangan resmi redaksi terhadap isu tertentu.

Ciri-Ciri Teks Editorial

Baca Juga: Sudah Ada Fitur Bahasa Indonesia, Ini 3 Cara Temukan Daylist di Spotify

1. Opini Subjektif yang Didukung Fakta

Meskipun bersifat opini, teks editorial tetap didukung oleh data, fakta, atau argumen yang rasional untuk memperkuat pandangan penulis.

2. Bersifat Argumentatif

Teks editorial menyajikan argumen-argumen yang mendukung sudut pandang penulis mengenai suatu isu.

3. Topik Aktual

Teks editorial membahas isu yang sedang hangat dibicarakan oleh publik atau memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat.

Baca Juga: Warga Pancoran Keluhkan Soal Banjir, Ridwan Kamil Janji Akan Perbanyak Sumur Resapan dari Era Anies

4. Mempengaruhi Pembaca

Teks ini ditulis dengan tujuan untuk mempengaruhi cara pandang atau sikap pembaca terhadap isu yang dibahas.

5. Bahasa yang Persuasif dan Formal

Bahasa yang digunakan dalam teks editorial umumnya formal namun tetap persuasif untuk menarik pembaca dan meyakinkan mereka terhadap argumen yang disampaikan.

Struktur Teks Editorial

Teks editorial memiliki struktur yang khas dan terorganisir secara sistematis. Struktur ini membantu penyampaian opini dan argumen dengan jelas. Berikut adalah struktur umum teks editorial:

Baca Juga: GAMPANG! Ini Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Cukup Pakai HP Lewat Aplikasi, Website, WhatsAPP, dan SMS

1. Pernyataan Pendapat (Tesis)

Bagian awal teks editorial ini berisi pernyataan sikap atau pendapat penulis terhadap isu yang dibahas. Di sini, penulis memperkenalkan topik serta sudut pandang yang akan dibahas lebih lanjut.

2. Argumentasi

Pada bagian ini, penulis menyajikan argumen-argumen yang mendukung opini atau sikapnya. Argumen tersebut biasanya dilengkapi dengan fakta, data, contoh, atau kutipan dari sumber yang dapat dipercaya untuk memperkuat opini. Selain itu, penulis juga dapat menyampaikan pandangan-pandangan pihak lain dan memberikan sanggahan atau penjelasan yang mendukung pendapatnya.

3. Penegasan Ulang Pendapat (Rekomendasi)

Baca Juga: Ini Wilayah Jakarta yang akan Diguyur Hujan Hari Ini, Jaksel dan Jakbar Gerimis Dari Siang

Bagian terakhir dari teks editorial berisi penegasan ulang terhadap opini yang telah disampaikan di bagian awal. Penulis biasanya memberikan kesimpulan dan rekomendasi mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan terkait isu tersebut.

Contoh Struktur Teks Editorial

1. Tesis

- Misalnya, jika teks editorial membahas tentang polusi udara di kota besar, pernyataan tesisnya bisa berupa: "Polusi udara di kota besar telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan dan memerlukan langkah-langkah serius dari pemerintah dan masyarakat."

2. Argumentasi

- Argumen pertama: Data dari badan kesehatan menunjukkan bahwa polusi udara meningkatkan risiko penyakit pernapasan.

Baca Juga: Jangan Lupa, Pentas Borobudur Vol.2 Digelar Malam ini, Ada Woro Widowati hingga Gandring Bernadya, Gratis Untuk Umum!

- Argumen kedua: Kebijakan transportasi yang kurang optimal menyebabkan emisi gas buang semakin meningkat.

- Argumen ketiga: Partisipasi masyarakat dalam program penghijauan sangat minim, yang berkontribusi pada menurunnya kualitas udara.

3. Penegasan Ulang

- Kesimpulan dari editorial tersebut bisa berupa: "Pemerintah perlu segera mengambil langkah tegas untuk mengurangi emisi gas buang dan melibatkan masyarakat dalam program penghijauan agar kualitas udara dapat diperbaiki."

Kesimpulan

Baca Juga: Neraca Pembayaran Internasional: Pengertian, Komponen, dan Fungsi dalam Pelajaran Ekonomi Kelas 11

Teks editorial merupakan teks opini yang berfungsi menyampaikan pendapat atau sikap penulis terhadap suatu isu yang sedang hangat dibicarakan.

Ciri-ciri utama teks editorial adalah bersifat argumentatif, menggunakan bahasa persuasif, dan berisi opini yang didukung oleh fakta atau data.

Struktur teks editorial terdiri dari tiga bagian utama: pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat yang bertujuan untuk memperkuat opini serta memberikan rekomendasi terkait isu yang dibahas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.