Kualitas Konsumsi PON Aceh - Sumut 2024 Seharga Rp50 Ribu Per Porsi Mirip Nasi Bungkus 5 Ribuan, Panpel Langsung Layangkan Protes

AKURAT JAKARTA - Geger di media sosial, panitia penyelenggara PON Aceh - Sumut 2024 tolak makan, makanan yang disediakan tuan rumah lantaran dinilai tak layak konsumsi.
Sebuah video yang merekam sekelompok panpel membongkar nasi kotak yang hanya berisi lauk tempe sepotong, sambal goreng, dan sayur yang amat sedikit.
Pria yang diketahui bagian dari panpel tersebut protes karena tidak mau makan, makanan yang terus disajikan dari hari ke hari yang semakin tidak layak.
"Biar jelas, inilah makanan siang untuk panpel sama wasit-wasit, hanya tempe sepotong sama sambel kentang, lantas setiap hari kami dikasih pagi siang sore ayam terus. Nasinya keras tidak berkuah" katanya
Video berdurasi 48 detik itu menunjukan nasi kotak yang disebut seharga 50 ribu per porsi seperti nasi bungkus seharga 5.000-an.
Awalnya, pihak panpel, wasit dan atlet merasa tak masalah, sampai kemarin, Selasa (18/9) mereka unggah video untuk melayangkan aksi protes dengan mogok makan.
Baca Juga: Polemik Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran, Bisa Dihack Karena Lupa Password?
Kualitas konsumsi yang tak memperhatikan gizi para atlet dan juga yang bertugas di PON Aceh - Sumut 2024 dinilai sudah sangat mempermainkan dan keterlaluan.
Dimana mereka dipaksa makan dengan lauk pauk seadanya yang tidak sesuai dengan budget yang diberikan dari pusat.
"Namun kami panitia dan wasit tetap diam terus, namun hari ini kami harus protes, kami tidak ada yang mau makan hari ini, karena tidak sesuai lagi dengan budget yang berikan kepada kami sesuai dengan ini (sambil menunjukan nasi isi nasi kotak)
Baca Juga: Loly Dicap Durhaka Oleh Netizen Usai Gertak Balik Nikita Mirzani di Instagram
Para panpel bahkan mengancam bahwa mereka lebih mampu membeli makanan sendiri jika panitia penanggung jawab konsumsi tak mampu memberikan makanan yang sesuai dengan budget awal.
"Kalau memang gak sanggup bilang, kami bisa beli nasi sendiri" kata salah satu panpel.
Bahkan sebelumnya tak hanya makanaan yang tak layak, pihak panitia konsumsi juga kerap terlambat mengantarkan makanan.
Baca Juga: Keseruan Youtuber IShowSpeed Datang Ke Indonesia, Siapakah Dia?
Seorang atlet menunjukan jika makanan mereka baru sampai pukul 10.30 WIB,dimana pantia terlambat mendistribusikan selama 1 jam lebih tanpa konfirmasi yang membuat para atlet sampai kelaparan.
"Jam berapa? jam 9 malam, tapi sekarang sampainya jam? setengah 11 malam".
Beberapa foto lainnya juga sempat viral, dimana salah satu atlet membagikan makan pagi yang hanya berisi telur ceplok dan sayur buncis wortel dengan porsi yang amat sedikit.
Baca Juga: Beda Klarifikasi Soal Diksi Nebeng Ala Kaesang dan KPK, Jubir: Kebetulan Searah
Serta ada juga foto nasi kotak dengan ayam satu potong dan telur rebus yang disajikan dengan nasi dan sayur kurang dari satu sendok oleh panitia konsumsi.
Mengenai hal itu, LSM Antikorupsi, MaTa, Alfian kemudian mendesak BPKP Aceh untuk mengaudit terkait penyelenggaraan pekan olahraga nasional tersebut lantaran dinilai banyak kejanggalan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






