Heboh, Anak 13 Tahun Ikut Mengoperasi Pasien hingga Mengebor Tengkorak Bersama Dengan Ahli Bedah di Rumah Sakit hingga Sebabkan Cedera Tubuh Serius

AKURAT JAKARTA - Seorang pria berusia 33 tahun harus diterbangkan ke Rumah Sakit Universitas Graz, di kota Graz, Austria, setelah kecelakaan serius di hutan yang membuatnya mengalami trauma kepala pada Januaru 2024 lalu.
Ahli bedah saraf wanita yang bertugas, yang namanya tidak dipublikasikan diduga membiarkan putrinya yang berusia 13 tahun ikut campur dalam prosedur tersebut.
Bocah 13 tahun itu bahkan dikabarkan ikut mengebor lubang di tengkorak pasien yang tidak sadarkan diri.
Untungnya, operasi itu berhasil dan pria yang terluka itu dapat kembali menjalani kehidupan normal.
Tidak seorang pun di luar ruang operasi mengetahui tentang peran aktif gadis muda itu dalam prosedur tersebut, tetapi rahasia itu terbongkar pada bulan Juli ketika sebuah pengaduan anonim diajukan ke kantor kejaksaan umum di Graz tentang keterlibatan anak di bawah umur itu.
Meskipun penyelidikan atas kasus yang mengejutkan ini masih berlangsung, rumah sakit Graz mengonfirmasi bahwa dokter bedah yang melakukan operasi dan dokter bedah senior yang membantunya telah diskors sementara.
Kedua dokter tersebut diduga menyebabkan cedera tubuh yang serius, sementara lima staf rumah sakit yang bersama mereka selama prosedur sedang diselidiki karena 'gagal mencegah tindakan yang dapat dihukum oleh hukum'.
Sementara itu, pasien yang tengkoraknya dibor oleh gadis berusia 13 tahun itu bersiap untuk menuntut rumah sakit, dengan mengklaim bahwa ia tidak tahu tentang keterlibatan gadis di bawah umur itu dalam operasi tersebut hingga ia mendengarnya baru-baru ini di media.
Ia terkejut karena insiden itu terdengar seperti kejadiannya sendiri, tetapi pada bulan Juli lalu polisi memberitahunya bahwa ia adalah korban.
“Anda berbaring di sana, tidak mau, tidak sadarkan diri, dan menjadi kelinci percobaan. Mungkin tidak ada cara lain untuk mengatakannya itu tidak mungkin. Anda tidak dapat melakukan itu,” kata Peter Freiberger, pengacara pria itu .
“Tidak ada kontak, tidak ada penjelasan atau permintaan maaf, tidak ada apa-apa. Itu sama sekali tidak bermartabat," tambahnya.
Tn. Freiberger saat ini tengah berupaya menuntut seluruh tim bedah dan meminta ganti rugi atas rasa sakit dan penderitaan yang dialami kliennya.
Baca Juga: RS Medistra Layangkan Permohonan Maaf Usai Viral Diduga Larang Dokter dan Perawat Gunakan Hijab
Pengacara tersebut mengklaim bahwa meskipun operasinya berhasil, kliennya tidak dapat bekerja.
"Sampai saat ini, belum ada bukti konkret bahwa putrinya sendiri yang benar-benar terlibat dalam operasi tersebut," demikian pernyataan Rumah Sakit Universitas Graz.
Lembaga tersebut telah menyatakan penyesalannya yang sebesar-besarnya dan menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas insiden ini, dan sedang berupaya untuk mengklarifikasi masalah ini sepenuhnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya

