Tok! Pemerintah Resmi Berlakukan Kembali Skrining Lewat Aplikasi Satu Sehat di Bandara

AKURAT JAKARTA - Demi cegah masuknya virus mpox, pemerintah kini memberlakukan kembali screening lewat aplikasi Satu Sehat di pintu kedatangan Internasional Bandara.
Usaha ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan akan wabah virus mpox atau monkeypox di Indonesia imbas ditemukannya varian Clade Ib di Afrika.
Kementerian Kesehatan Budi Gunadi saat ratas di Istana Kepresidenan Jakarta beberapa waktu lalu membahas mengenai resiko penularan varian tersebut apabila menginfeksi tubuh.
Budi menyebutkan bahwa varian Clade Ib menjadi varian virus dengan tingkat penularan yang lebih cepat dan derajat keparahan lebih tinggi.
Baca Juga: Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Gulfstream, Perusahaan Pengembang Garena Free Fire Ikut Terseret
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, M. Syahril mewajibkan para pelaku perjalanan untuk skrining kesehatan bagi siapa saja yang hendak masuk ke Indonesia.
Skrining dilakukan dengan mengisi swaformulir Satu Sehat yang wajib diisi bagi pelaku perjalanan WNA maupun WNI sekalipun.
“Skrining ketat dilakukan menyusul ditemukannya varian Clade Ib di luar kawasan Afrika. Virus Mpox Clade Ib terindikasi memiliki derajat keparahan yang lebih tinggi, penularan lebih cepat, termasuk menular ke populasi anak-anak,” katanya melansir dari laman Kemenkes RI pada Selasa (3/9).
Baca Juga: Pemerintah Mulai Perketat Pemeriksaan di Bandara Untuk Cegah Penularan Mpox
Lebih lanjut, M. Syahril menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Kemenhub untuk penerapan Satu Sehat per 26 Agustus 2024 melalui sebuah surat.
Dalam surat edaran tersebut, Kementerian Perhubungan meminta kepada Badan Usaha Angkutan Udara untuk melakukan empat upaya pencegahan endemik cacar monyet.
Salah satu bunyi upaya yang dilakukan adalah dengan mengisi Satu Sehat Health Pass sebelum melakukan keberangkatan.
Baca Juga: Cegah Wabah Cacar Monyet, Menkes Siapkan Vaksin Monkeypox Untuk Kelompok Tertentu
“Para penumpang harus mengisi SATUSEHAT Health Pass, sebelum atau saat check-in di keberangkatan. Hal ini untuk mencegah penumpukan penumpang di pintu masuk negara,“ katanya lagi.
Sementara itu, Syahril juga menjelaskan apa yang harus dilakukan jika pelaku perjalanan melakukan bepergian ke daerah terinveksi virus mpox.
Juru bicara Kemenkes itu menuturkan apabila kurun waktu 21 hari pelaku perjalanan mengalami sakit.
Syahril meminta agar pasien tersebut segera melakukan pemeriksaan kesehatan terdekat dengan menunjukkan barcode Satu Sehat kepada petugas kesehatan.
HLebih lanjut Syahril mengatakan bahwa harapan ini dilakukan sebagai salah satu langkah awal untuk mendeteksi masuknya virus mpox di Indonesia.
“Pengisian form elektronik ini merupakan bagian dari early warning system kami dalam mendeteksi Mpox. Untuk itu, bila dalam 21 hari sejak kedatangan ke Indonesia mengalami sakit, atau merasakan panas dan gejala Mpox lainnya maka kami mengimbau untuk segera ke rumah sakit dan menunjukkan barcode-nya,” jelas M. Syahril.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







