5 Dampak Buruk Makan dan Minum Sambil Berdiri, Jangan Dibiasakan!

AKURAT JAKARTA - Makan dan minum sambil berdiri merupakan suatu aktivitas yang mungkin lumrah dilakukan banyak orang.
Biasanya, seseorang akan melakukan itu saat kondisi atau situasi yang mendesak karena tak punya banyak waktu atau ruang.
Padahal, jika dilakukan secara berulang dan terus menerus, makan dan minum sambil berdiri bisa berdampak buruk dan berbahaya bagi kesehatan.
Berikut beberapa dampak buruk dari makan atau minum sambil berdiri:
1. Penyerapan nutrisi kurang maksimal
Ketika makan atau minum sambil berdiri, kalian cenderung mengunyah lebih cepat dan tidak mengunyah makanan dengan baik.
Ini bisa mengganggu penyerapan nutrisi karena pencernaan makanan dimulai di mulut, dan proses pengunyahan adalah langkah yang penting.
Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Ajak Influencer Ibu Kota Berkunjung ke IKN
2. Gangguan sistem pencernaan
Makan atau minum sambil berdiri dapat membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat.
Ini membuat lambung tidak punya waktu banyak untuk memecah zat-zat dalam makanan.
Sehingga bisa menganggu sistem pencernaan dan membuat nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus menjadi tidak maksimal.
Baca Juga: Demi Konten Mukbang, Wanita Asal Cina Ini Meninggal Karena Kebanyakan Makan
3. Menyebabkan kembung
Makan atau minum sambil berdiri biasanya akan membuat seseorang mengunyah dan menelan lebih cepat.
Hal ini bisa membuat udara yang masuk ke dalam sistem pencernaan terlalu banyak dan mengakibatkan perut menjadi kembung.
Selain itu, perut kembung juga dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang tidak tercerna dan terserap dengan baik oleh usus.
Baca Juga: Fraksi Gerindra Sebut Ada 42 Sekolah di Jakarta Belum Direhab, Begini Jawaban Heru Budi
4. Risiko tersedak
Saat makan atau minum sambil berdiri, ada risiko lebih tinggi tersedak. Terutama jika kalian makan terlalu cepat atau tidak mengunyah makanan dengan baik.
5. Makan berlebihan
Saat makan atau minum sambil berdiri, seseorang jadi mengunyah dan menelan makanan dengan waktu yang cepat.
Baca Juga: Ternyata Udah Lama Ngincer! Irwan Mussry Bongkar Rahasia El Rumi ke Syifa Hadju
Durasi yang cepat membuat seseorang menjadi lebih cepat lapar, sehingga porsi makan jadi lebih banyak alias berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





