Dosen UI Ajak Gen Z Batasi Sleep Call Demi Tingkatkan Kualitas Tidur

AKURAT JAKARTA - Sleep Call atau saling bertelpon sampai tertidur saat ini sedang menjadi tren di kalangan Gen Z.
Aktivitas ini biasanya dilakukan oleh pasangan, teman dekat, atau anggota keluarga yang ingin merasa dekat meskipun terpisah secara fisik.
Meski dapat mengeratkan hubungan jarak jauh, namun kebiasan sleep call bisa memberikan dampak negatif pada kualitas tidur.
Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan UI Hening Pujasari menjelaskan bahwa paparan sinar ultraviolet dari gawai yang diletakkan di sekitar kepala dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang membuat rasa kantuk.
Selain itu,suara yang muncul melalui gawai dapat mendistraksi tidur.
"Padahal, untuk mendapatkan benefit dari tidur atau tidur yang memulihkan (restoratif), selain durasi dan kedalaman, kita perlu tidur yang utuh tidak terputus-putus," ujar Hening dikutip Antara.
Baca Juga: 7 Manfaat Mematikan Lampu Ketika Tidur, Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
Hening juga mengatakan, kebiasaan tidak sehat lain yang banyak dilakukan remaja adalah main gawai hingga larut malam, baik untuk bermain gim, scrolling media sosial, atau menonton.
"Untuk mendapatkan tidur yang memulihkan, 1-2 jam sebelum tidur perlu sudah berhenti main gawai (hp)," ungkap Hening.
"Jadi, jika akan tidur pukul 22.00 dianjurkan maksimal pukul 21.00 sudah tidak memakai gawai, jika bisa 2 jam sebelumnya, akan manfaat lebih baik lagi," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





