Jakarta

Sinopsis Kromoleo, Angkat Kisah Nyata Legenda Urban Jawa Tengah yang Penuh Teror

Ani Nur Iqrimah | 12 Juli 2024, 12:00 WIB
Sinopsis Kromoleo, Angkat Kisah Nyata Legenda Urban Jawa Tengah yang Penuh Teror

AKURAT.CO Imperial Pictures meluncurkan trailer dan poster resmi Kromoleo, besutan sutradara film-film box-office Anggy Umbara.

Menjelang perilisan luasnya di bioskop-bioskop pada 22 Agustus 2024, penikmat film horor Indonesia bisa mengintip tampilan film horor yang menggabungkan unsur legenda urban yang prevalen pada dekade 80-an dan 90-an di seputar Jawa Tengah.

Dengan kisah keluarga tiga generasi yang melibatkan rahasia, pembalasan dendam, dan ilmu perjimatan.

Baca Juga: Ditanya soal Maju di Pilgub Jakarta atau Jawa Tengah, Kaesang: Masih Ada Waktu Sampai Akhir Pendaftaran

Dalam trailer berdurasi dua menit ini, ditampilkan kilasan tentang bagaimana kromoleo sebutan untuk rombongan hantu pembawa keranda mayat muncul di Desa Majenang, Jawa Tengah pada tahun 1994.

Dipercaya, bahwa siapa pun yang bertemu langsung dengan kromoleo dan memandang langsung mata mereka, akan mati malam itu juga.

Dari sepenggal dialog yang terdengar, film ini juga bakal mengangkat tentang ilmu rawa rontek, sebuah ajian yang memungkinkan seseorang untuk bisa hidup abadi, dan tidak akan mati sekalipun kepalanya dipenggal.

Selaras dengan trailer-nya, poster resminya pun memancarkan aura mencekam dari filmnya.

Baca Juga: Sejarah Gado-gado, Resep dan Cara Buatnya, Makanan Khas Betawi yang Ternyata Berasal dari Kerajaan Mataram

Diposisikan sebagai titik sentral poster, terlihat penggalan kepala dari karakter yang diperankan oleh Cornelio Sunny tergeletak di tanah, sementara rombongan kromoleo tampak berada di background sedang berjalan ke arah berlawanan.

Poster ini memberikan petunjuk bahwa karakter ini, nantinya memiliki keterkaitan yang erat dengan alasan di balik kemunculan kromoleo di desa tersebut.

Kromoleo mengisahkan satu hari panjang nan mencekam di Desa Majenang, ketika Zia (Safira Ratu Sofya) datang dari kota untuk menghadiri pemakaman ibunya.

Kendati sudah dilarang untuk kembali ke desa oleh kakeknya, Danang (Tio Pakusadewo), Zia bersikukuh tetap ingin datang.

Baca Juga: MENGEJUTKAN! Golkar Siapkan Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Duet dengan Kaesang untuk Pilgub Jakarta 2024, Bagaimana dengan Ridwan Kamil dan Zaki Iskandar?

Sebagian, untuk memenuhi rasa penasarannya yang mendalam terhadap hilangnya sang ayah, Djarot (Cornelio Sunny), secara misterius saat Zia masih berusia sepuluh.

Kedatangan Zia ini ternyata memancing kromoleo untuk muncul dan meneror desa.

Satu per satu warga yang melihat kromoleo secara langsung, berakhir tewas secara tragis.

Di tengah upaya Zia untuk menyelamatkan diri dari mencari tahu misteri di balik kemunculan kromoleo, perlahan terungkap histori kelam keluarganya, termasuk hubungan antara ayah dan kakeknya sendiri yang melibatkan pertumpahan darah di masa lalu.

Baca Juga: Mau Isi Libur Akhir Pekan Ini dengan Aktivitas Seru dan Menghibur? Datang Aja ke Lawang Sewu Cosplay Carnival, Berikut Daftar Acara Utamanya

Diproduseri oleh Peter Surya Wijaya dan Hartawan Triguna bersama dengan Pilar Film, dan merupakan kolaborasi perdana dengan Umbara Brothers Film, Kromoleo dibesut oleh Anggy Umbara yang dikenal dengan gaya penyutradaraannya yang dinamis dengan bertumpu pada banyak sekuens aksi dan laga.

Dengan plot utama yang bergulir pada satu malam saja, perlu kepiawaian sineas yang mampu membangun suspens secara intens dan efektif, menjadikan materi naskah Kromoleo ini cocok dengan style penytradaraan Anggy.

Dan setelah berhasil menggayuh lebih dari lima juta penonton melalui film sebelumnya, Anggy kembali meyuguhkan film horor berkualitas ke hadapan penonton bioskop Indonesia!

Selain menjadi salah satu aktor kunci dalam film ini, Cornelio Sunny juga berlaku sebagai ko-sutradara untuk memperkuat pengarahan berbagai sekuens perkelahian.

Baca Juga: Konser untuk Korban Sakit Hati Bersama Juicy Luicy dan Adrian Khalif Bakal Digelar di 5 Kota di Indonesia, Simak Jadwalnya di Sini

Skrip yang ditulis oleh Dirmawan Hatta, mengeksplor berbagai unsur kelokalan masyarakat Jawa Tengah, khususnya untuk hal-hal berbau klenik.

Kromoleo juga dibintangi oleh kombinasi antara bakat-bakat belia dan aktor senior, seperti Abun Sungkar, Aline Fauziah, Rukman Rosadi, Totos Rasiti, Vonny Anggraini, dan Dayu Wijanto.

Kromoleo dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Agustus 2024. Pantau terus akun media sosial Imperial Pictures untuk mendapatkan kabar terbaru tentang Kromoleo!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.