Jakarta

Perbedaan EDP, EDT, dan EDC yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membeli Parfum

Yudi Permana | 27 Juni 2024, 20:06 WIB
Perbedaan EDP, EDT, dan EDC yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membeli Parfum

AKURAT JAKARTA - Berbicara mengenai minyak wangi alias parfum, pasti kamu pernah mendengar istilah parfum seperti Eau de Toilette (EDP), Eau de parfum (EDP), atau Eau de Cologne (EDC).

Meskipun semuanya memiliki aroma yang sama-sama wangi, tetapi dalam dunia parfum, ketiga istilah tersebut merupakan kategori yang berbeda. Dari ketiganya, yang membedakan adalah konsentrasi minyak dalam alkohol atau air yang digunakan sebagai campurannya.

Hal ini, akan mempengaruhi ketahanan wangi setelah parfum disemprotkan. Semakin sedikit konsentrasi minyak atau bahan utama parfum, maka harganya akan semakin murah.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Parfum Aroma Kopi, Cocok untuk Pria atau Wanita

Karena itu, agar tidak salah dalam memilih parfum, kamu harus tahu perbedaan dari EDP, EDT dan EDC. Apa perbedaan tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.

Eau de Parfum (EDP)

EDP merupakan jenis parfum yang paling umum dijumpai. Eau de Parfum adalah jenis parfum yang memiliki konsentrasi essential oil sebesar 15-20%.

Konsentrasi minyak yang lebih tinggi membuat EDP memiliki aroma yang lebih tajam dan lebih tahan lama jika dibandingkan dengan EDT. Ketahanan aroma bisa bertahan 4-5 jam, sehingga parfum jenis ini sangat cocok digunakan untuk aktivitas seharian.

Karena memiliki konsentrasi essential oil lebih tinggi, EDP biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding EDT dan EDC.

Eau de Toilette (EDT)

EDT merupakan jenis parfum yang memiliki aroma lebih ringan dibandingkan dengan EDP. Sebab, parfum jenis ini memiliki konsentrasi essential oil sebesar 5 hingga 10%.

Dengan aroma yang lebih ringan ini, EDT sangat cocok dijadikan parfum untuk aktivitas sehari-hari. Untuk ketahanannya sendiri, EDT hanya memiliki daya tahanan antara 2 hingga 3 jam saja.

Baca Juga: 18 Merek Parfum Murah dan Tahan Lama, Cocok Buat Pria dan Bisa Disesuaikan dengan Karakter Pemakai

Namun, ketahanan ini masih bisa diakali dengan pada titik-titik denyut nadi, bagian dalam pergelangan tangan, serta sisi kanan dan kiri leher, agar wanginya bertahan lebih lama.

Eau de Cologne (EDC)

EDC merupakan jenis parfum yang memiliki aroma lebih ringan dibandingkan dengan kedua jenis di atas. Parfum jenis EDC memiliki kandungan konsentrasi minyak 2-6%.

Jenis parfum ini juga dikenal dengan body mist yang terdiri dari air dan alkohol serta memiliki konsentrasi essential oil yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan jenis wewangian lainnya.

Penggunaan EDC sangat cocok untuk pemakaian sehari-hari. Tetapi karena kandungan essential oil pada EDC ini hanya sedikit, maka aroma wewangian ini hanya bisa bertahan 2-3 jam.

Nah, itulah tadi perbedaan antara EDP, EDT, dan EDC. Setelah mengetahui perbedaan jenis parfum tersebut, kini kamu bisa memilih jenis parfum yang tepat untuk kamu gunakan sehari-hari sesuai dengan kebutuhan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.