Kuliner Sehat! Resep Tumis Pare Campur Teri dan Tips Agar Tidak Pahit, Serta 20 Manfaat Mengonsumsinya Bagi Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Pare atau paria merupakan sayuran yang memiliki rasa pahit. Karena itu sering kali dihindari.
Namun dengan teknik memasak yang tepat, sayuran ini bisa menjadi hidangan lezat. Seperti Tumis Pare Campur Teri.
Di balik rasa pahit pada sayur pare, ternyata tersimpan sejumlah manfaat luar biasa bagi kesehatan.
Selain nikmat, pare juga dikenal sebagai "superfood" lokal karena kandungan nutrisinya yang melimpah.
Kunci utama agar pare tidak pahit adalah dengan merendam irisan pare dalam air garam selama 15–30 menit, lalu remas perlahan hingga teksturnya sedikit layu sebelum dibilas bersih.
Dengan menambahkan sayur pare ke dalam menu makanan sehari-hari, kalian akan dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa.
Berikut ini resep dan cara masak Tumis Pare Campur Teri yang enak dan lezat:
Bahan-bahan:
- 2 buah pare segar, buang biji lalu iris tipis.
- 50 gram ikan teri, cuci bersih dan goreng garing.
- 6 siung bawang merah iris tipis.
- 4 siung bawang putih digeprek
- 5 buah cabai merah keriting potong miring.
- 10 cabai rawit sesuai selera.
- 1 buah tomat, potong-potong.
- Penyedap rasa/kaldu bubuk
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya.
Cara Membuat:
- Goreng teri hingga kering.
- Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan cabai dan tomat, masak hingga layu.
- Masukkan pare yang sudah diproses garam, aduk rata.
- Tambahkan sedikit air, garam, gula, dan kaldu bubuk.
- Masak cepat dengan api besar agar pare tetap hijau dan renyah.
- Sesaat sebelum diangkat, masukkan ikan teri goreng dan aduk sebentar.
- Angkat dan sajikan.
Manfaat Konsumsi Pare
Berikut ini 20 khasiat sayur pare yang dapat memberikan kontribusi positif untuk kesehatan tubuh kita:
1. Menurunkan Gula Darah
Pare membantu mengatur kadar gula darah, membuatnya cocok untuk penderita diabetes.
2. Menjaga Berat Badan Ideal
Tingginya kandungan serat membantu menjaga berat badan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kaya vitamin C, pare dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
4. Menyehatkan Kulit
Antioksidan dalam pare membantu membersihkan racun dalam tubuh, memberikan kontribusi pada kulit yang lebih sehat.
5. Meningkatkan Kesehatan Mata
Vitamin A dalam pare membantu menjaga kesehatan mata.
Baca Juga: Siap-siap! Rute Baru Transjabodetabek Cawang-Jababeka dan Blok M-Soetta Beroperasi Februari 2026
6. Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat dan senyawa fitokimia membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
7. Mencegah Kanker
Pare mengandung senyawa anti-kanker yang dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.
8. Mengatasi Masalah Pencernaan
Serat dalam pare mendukung fungsi pencernaan dan mencegah sembelit.
9. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kalium dan serat dapat mendukung kesehatan jantung.
10. Menurunkan Tekanan Darah
Pare dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi.
11. Mengurangi Nyeri Sendi
Efek antiinflamasi pare dapat membantu mengurangi nyeri sendi.
12. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Kalsium dan fosfor dalam pare mendukung kesehatan tulang.
13. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Zat besi dalam pare membantu menyehatkan sistem pencernaan.
14. Menyediakan Energi
Vitamin B kompleks dalam pare meningkatkan produksi energi.
15. Mengurangi Risiko Stroke
Antioksidan pare dapat mengurangi risiko stroke.
16. Meningkatkan Fungsi Hati
Kandungan vitamin A dapat mendukung fungsi hati yang optimal.
17. Menyehatkan Rambut
Nutrisi dalam pare memberikan manfaat bagi kesehatan rambut.
18. Mengatasi Insomnia
Kandungan triptofan membantu mengatasi kesulitan tidur atau insomnia.
19. Mengurangi Radikal Bebas
Antioksidan dalam pare membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas.
20. Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi
Vitamin C dan kalsium pada pare bermanfaat untuk kesehatan gigi dan gusi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



