Jakarta

Sayuran yang Sebaiknya Tidak Digoreng demi Menjaga Kesehatan Tubuh

Zainal Abidin | 23 Agustus 2025, 09:00 WIB
Sayuran yang Sebaiknya Tidak Digoreng demi Menjaga Kesehatan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat penting bagi kesehatan.

Namun, cara pengolahan sangat memengaruhi kandungan gizi yang terserap tubuh.

Salah satu metode yang banyak digunakan masyarakat adalah menggoreng.

Baca Juga: Dijamin Ketagihan, Resep Masak Ayam Seperti Ini Sime dan Tanpa Santan

Meski menghasilkan rasa gurih dan renyah, tidak semua sayuran cocok diolah dengan cara ini.

Beberapa justru kehilangan manfaat sehatnya, bahkan dapat menimbulkan risiko bila digoreng dengan minyak banyak pada suhu tinggi.

Berikut adalah beberapa jenis sayuran yang sebaiknya tidak digoreng:

Baca Juga: Ya Tuhan Enak Banget Cumi Hitam Pedas Pakai Nasi Hangat, Resepnya Mudah Dibikin

1. Bayam

Bayam kaya zat besi dan vitamin, namun sangat sensitif terhadap panas tinggi.

Selain itu, bayam mengandung nitrat yang berpotensi berubah menjadi nitrosamin—senyawa yang dapat bersifat karsinogenik—jika dipanaskan berulang.

Baca Juga: Resep Chicken Popcorn Asam Manis, Rasanya Pecah di Mulut Enak Banget

2. Brokoli

Brokoli dikenal sebagai sumber vitamin C dan sulforaphane, zat yang berperan penting dalam pencegahan kanker.

Menggoreng brokoli menyebabkan kandungan vitamin C cepat rusak dan sulforaphane berkurang drastis.

Baca Juga: Resep Tumis Sosis Asam Manis, Rasanya Enak Praktis Mudah Dibikin di Rumah

3. Kubis (Kol)

Sama seperti brokoli, kubis kaya vitamin C yang mudah hilang pada suhu tinggi.

Menggorengnya membuat sayur ini kehilangan sebagian besar manfaat sehatnya.

Baca Juga: Resep dan Tutorial Balado Cumi, Bikin Boros Nasi dan Nafsu Makan Naik

4. Wortel

Wortel mengandung beta-karoten yang cukup stabil.

Namun, jika digoreng, wortel akan menyerap minyak dalam jumlah banyak sehingga kalorinya meningkat dan nilai kesehatannya menurun.

Baca Juga: Dari Wedang hingga Cokelat, Inilah 6 Minuman yang Bikin Kamu Nyaman Saat Hujan

5. Terong

Terong memiliki pori-pori besar yang membuatnya mudah menyerap minyak saat digoreng.

Akibatnya, terong yang sebenarnya rendah kalori berubah menjadi makanan tinggi lemak.

Baca Juga: Makanan Khas Perayaan Kemerdekaan yang Bikin Kamu Rindu Suasana 17-an

6. Jamur

Jamur mengandung protein nabati dan antioksidan, tetapi ketika digoreng akan kehilangan kadar airnya dan berubah menjadi “spons minyak”.

Hal ini membuat manfaat gizinya berkurang signifikan.

Baca Juga: Resep Sambal Dabu-Dabu Khas Manado, Rasa Otentik Gunakan Minyak Kelapa Panas

Para ahli gizi menyarankan untuk mengolah sayuran dengan cara yang lebih sehat, seperti mengukus, merebus sebentar, atau menumis dengan sedikit minyak.

Cara ini mampu menjaga kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan tanpa menambah kalori yang tidak diperlukan tubuh.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya soal memilih jenis sayuran, tetapi juga bagaimana cara mengolahnya.

Baca Juga: Resep Tumis Ikan Asin Jambal Roti Cabai Hijau, Enaknya Gabungan Gurih dan Pedas

Menghindari menggoreng sayuran tertentu dapat menjadi langkah sederhana namun bermanfaat bagi tubuh dalam jangka panjang.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.