Dorong Realisasi MRT Tomang-Medansatria, Golkar DKI Jakarta Sebut Bisa Tekan Kemacetan

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Taufik Azhar mendorong realisasi MRT Tomang-Medansatria, sehingga bisa menekan kemacetan di jalanan.
Anggota fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu berharap, pembangunan Mass Rappit Transport (MRT) Jakarta koridor barat-timur rute Tomang-Medansatria, Bekasi, bisa menekan kemacetan lalu lintas.
Terutama di sekitar wilayah Medansatria, Bekasi, serta dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Saldo DANA Gratis Rp100 Ribu Cair Langsung Hanya Modal Handphone dan Paket Data Internet
Saat ini, Pemerintah Kota Bekasi sedang dalam tahap pengusulan luasan lahan untuk pembangunan MRT Fase I tahap I tersebut.
Menurut dia, proyek MRT koridor timur barat nantinya akan meliputi tiga provinsi. Yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
"Ini akan membentang sepanjang 84,1 kilometer dari Balaraja di Kabupaten Tangerang hingga Cikarang di Kabupaten Bekasi,” kata Taufik Azhar dikutip dari situs DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 22 Mei 2024
Lebih lanjut dia mengungkapkan, proyek MRT koridor timur-barat tersebut terbagi menjadi dua fase.
Fase I terbagi lagi menjadi dua tahap. Fase I tahap I sepanjang 24,5 kilometer akan membentang dari Medansatria hingga Tomang, Jakarta Barat.
Fase I tahap 2 dengan panjang 9,2 kilometer membetang dari Tomang hingga Kembangan.
Berikutnya, fase 2 mencakup pembangunan rute Kembangan-Balaraja sepanjang 50,4 kilometer.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakaeta, Tuhiyat menyebutkan, pembangunan MRT koridor timur-barat fase I tahap I akan dimulai dari wilayah Jakarta.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari pengembngan jaringan MRT koridor utara-selatan yang merupakan tulang punggung jaringan transportasi massal berbasis rel di selatan dengan titik temu di Stasiun Thamrin," katanya.
"Peletakan batu pertama pembangunan proyek MRT Jakarta timur-barat tersebut akan dilakukan pada Agustus 2024. Targetnya, selesai pada 2031,” sambungnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






