Selain Uchiha, Berikut 3 dari Beberapa Klan yang Hilang Karena Genosida di Serial Naruto

AKURAT JAKARTA - Dalam anime Naruto, ada beberapa klan di dunia Shinobi.
Klan yang ada di serial Naruto ini terdapat beberapa yang harus hilang karena genosida.
Genosida atau pembunuhan massal itulah jadi salah satu penyebab utama klan di serial Naruto hilang.
Adapun jumlah klan dalam serial Naruto sendiri cukup banyak, namun diantara mereka harus hilang.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Anime dengan Genre Shoujo Terseru, Coba Dulu Nonton!
Dilansir dari berbagai sumber berikut adalah 3 klan selain Uchiha di serial Naruto yang hilang.
Kaguya
Kaguya merupakan salah satu klan yang brutal dalam sebuah pertarungan.
Sesuai namanya, klan ini keturunan dari Kaguya Otsutsuki yang melahirkan banyak keturunan dari pernikahannya dengan pria bernama Tenji.
Sejak saat itu, Kaguya berubah jadi jahat dan mencoba mengaktifkan Mugen Tsukuyomi.
Baca Juga: Bosan dengan Anime yang Monoton, Simak 3 Rekomendasi yang Karakter Utamanya Cewek!
Namun, upaya tersebut gagal karena dihentikan oleh kedua anaknya, yakni Hagoromo dan Hamura.
Keturunan terakhir klan ini adalah Kimimaro yang menjadi villain di arc Sasuke Retrival.
Kimimaro pun tewas karena penyakit yang dideritanya usai bertarung melawan Gaara dan Rock Lee.
Yuki
Yuki merupakan klan dari Mizu no Kuni. Klan ini memiliki Kekkei Genkai Ice Release atau teknik pelepasan es.
Baca Juga: Kabar Baik buat Wibu!, 3 Rekomendasi Anime Baru di Bulan Februari
Teknik tersebut banyak ditakuti musuh saat peperangan terjadi di wilayahnya.
Hal itulah yang kemudian menyebabkan banyak anggota klan Yuki diburu dan dibunuh.
Jugo
Klan Jugo tidak diketahui asalnya. Namun, mereka memiliki kemampuan menyerap energi alam.
Selain itu, klan Jugo mampu menciptakan cairan untuk merubah bagian tubuh mereka.
Dalam serial Naruto, klan ini tidak diketahui anggotanya. Bisa diasumsikan mereka tewas karena genosida atau saling membunuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





