Alhamdulillah 12 Orang Marbot di Jakarta Dapat Hadiah Umroh

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan hadiah umroh kepada 12 orang marbot atau pengurus masjid yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Salah satunya, marbot tersebut bernama Mahdar. Pria berusia 66 tahun yang sudah menjadi marbot di masjid yang ada di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.
Mahdar merupakan pria yang lahir dan besar di Pulau Tidung dan mengabdikan diri di Masjid Agung Nurul Huda, Pulau Tidung.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Kelapa Dua Berkaitan dengan Pohon Kelapa yang Unik
Ia sangat bersyukur atas hadiah umroh yang diterimanya dari Pemprov DKI Jakarta dan berharap bisa segera berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat.
"Bukan main rasanya, alhamdulillah gitu. Bersyukur," kata Mahdar di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (23/11/2023).
"Saya tadi bicara sama Pak Gubernur, jelas-jelasan aja. Kalau bisa mah pak Gubernur dipercepat waktu (keberangkatan) umrohnya. Katanya insyaallah," lanjutnya.
Baca Juga: Resep Mie Goreng Kuah Nyemek, Mudah Dibuat di Rumah Enak
Mahdar mengaku, ia menjalani pekerjaan sebagai marbot dengan ikhlas. Ia bahkan sudah bekerja sejak bayaran ratusan ribu rupiah.
"Pekerjaan saya memang sudah dari berapa tahun. Saya sudah tekun sekali, dari gaji Rp700 rb sekarang Rp1,5 juta. Pokoknya saya sudah ikhlas kerja di Masjid," terangnya.
Ayah empat anak itu pun bersyukur atas gaji dan sejumlah bantuan yang diterimanya saat ini.
Baca Juga: GRATIS! Konser Fabio Asher, DJ Freya, hingga Putri Ayu di Central Park, Cek Jadwalnya di Sini
"Tapi alhamdulillah (gaji) udah cukup. Kan ada bantuan lain-lain juga," ungkap Mahdar.
"Jadi bersyukur aja. Jadi cukup. Kalau pengen ini itu, gak cukup-cukup," tambahnya.
Mahdar menerangkan, ia mendapatkan informasi terkait hadiah umroh yang diterimanya tersebut mendadak.
Dari Pulau Tidung, kata Mahdar, ia melakukan perjalanan laut selama dua jam dan kesempatan ini menjadi kali pertama ia berkunjung ke Balaikota.
"Sebelumnya enggak tau. Cuma dikasih tau DKM mau ke Balaikota. Kan baru kali ini saya mah (ke Balaikota). Baru kali ini, selama ini. Mendadak dikasih tau dapat umrohnya," ujar Mahdar.
"Naik kapal kemarin 2 jam lah . Nginep di rumah Pak Kepala DKM," lanjutnya.
Lebih lanjut Mahdar menyebut bahwa ia belum tahu kapan jadwal keberangkatan umroh dirinya serta marbot yang lain.
"Belum dikasih tau waktunya, baru dipastikan (berangkat)," tutup Mahdar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






