Apa Itu Water Mist Generator yang Ditebar Pemprov DKI Untuk Atasi Polusi? Begini Cara Mengoperasikan

AKURAT.CO - Pemprov DKI Jakarta akan menyebar water mist generator di gedung-gedung milik pemerintah. Ada 30 water mist generator yang tersedia. Alat ini untuk mengatasi polusi udara yang terus meningkat di ibu kota.
Lalu, apa sih water mist generator itu?
Water mist generator adalah seperangkat alat yang mampu menghasilkan semburan air (atau campuran air dengan bahan lainnya) dengan ukuran yang halus sehingga bisa beterbangan untuk mengikat polutan agar meluruh ke permukaan tanah.
Ahli Utama TMC BRIN, Tri Handoko Seto menuturkan bahwa di Indonesia, teknologi mist generator telah dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejak tahun 2019 ketika polusi udara di Jakarta meningkat tajam.
"Meskipun pada saat itu kapasitas outputnya lebih kecil dari yang sekarang, tetapi hasil ujicoba menunjukkan adanya pengurangan kepekatan polusi setelah dioperasikannya mist generator," kata Tri dikutip, Jumat (01/09).
Baca Juga: Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi, Tim Penilai Kunjungi 2 Sekolah di Kabupaten Tangerang
Dikatakan Tri, untuk menciptakan butiran air yang halus dan dorongan yang optimal maka mist generator minimal harus dilengkapi nozzle, pipa pendorong air, kipas pendorong, dan tandon air.
Kemudian untuk pengoperasiannya Tri menjelaskan, pertama mist generator sebaiknya dipasang pada ketinggian minimal 20 meter dan maksimal 200 meter.
"Kurang dari 20 meter kurang efektif. Lebih dari 200 perlu dilakukan ujicoba sebelumnya untuk melihat kemampuan output dalam menyapu polutan sampai permukaan tanah," terang Tri.
Sambungnya, psngoperasian mist generator dilakukan 2 kali 4 jam perhari dengan jeda waktu 30 menit sampai 1 jam.
Baca Juga: Tekan Polusi Udara, 30 Water Mist Generator Siap Ditebar di Gedung Milik Pemprov Jakarta
Lebih lanjut Tri memaparkan karena alat ini sudah didesain dengan listrik 1 fase, maka disarankan untuk menggunakan listrik yang sudah terpasang di gedung.
"Dengan kebutuhan daya sekitar 2000 Watt maka kebutuhan listrik perhari operasi adalah 16 kWh. Jika harga per kWh sebesar 2.000 rupiah maka diperlukan biaya listrik 32.000 rupiah perhari," paparnya.
Pencipta mist genartor itu menambahkan, kebutuhan air perhari dengan operasi selama 8 jam adalah sebesar 4.8 meter kubik.
Sambungnya, mist generator sendiri memiliki kapasitas output 5-10 liter permenit dan mampu menghasilkan butiran air yang sangat halus dalam jumlah besar.
"Disarankan untuk menggunakan air dari PDAM yang biasanya sudah terinstal di gedung. Jika harga air per meter kubik adalah Rp 3.000 maka biaya air perhari sebesar Rp 15.000," imbuhnya.
Baca Juga: Diduga Driver Ojol, Pria Tewas Mengambang di Kali PIK Penjaringan
Dikatakan Tri, berdasarkan uji coba di Gedung Pertamina pada Minggu (27/08) lalu, mist generator terbukti menurunkan PM2,5 di sekitar lokasi gedung.
"Hasil uji coba mist generator dari ketinggian 80 meter di atas tanah menunjukkan bahwa mist generator lebih cepat dan efektif dalam menurunkan kadar PM2.5 di udara dekat permukaan tanah," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



