Demi Kelancaran KTT ASEAN, Dishub Lakukan Penutupan Jalan Hingga CFD Ditiadakan

AKURAT.CO - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan penutupan jalan, rekayasa lalu lintas, hingga meniadakan car free day (CFD) pada saat dan sebelum KTT ASEAN berlangsung.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan beberapa upaya untuk menjamin kelancaran pelaksanaan KTT ASEAN tersebut akan dimulai pada 2 September 2023 mendatang.
"Dengan pelaksanaan KTT ASEAN, memang akan ada side event mulai tanggal 2 sampai 4 September memang ada pertemuan bisnis di Jakarta. Oleh sebab itu kita akan melakukan manajemen dan rute mulai tanggal 2 September," kata Syafrin di Balai Kota, Rabu (28/08).
"Untuk diplomasi, tanggal 3 September, pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) juga ditiadakan," sambungnya.
Dikatakan Syafrin, peniadaan CFD atau HBKB karena kegiatan KTT ASEAN dipusatkan di kawasan Thamrin.
Baca Juga: WFH untuk Swasta, Heru: Panggilan Jiwa, yang Balas Gusti Allah
Syafrin pun mengimbau untuk masyarakat berolahraga di daerah masing-masing saat peniadaan CFD.
"Jadi karena kegiatan KTT itu akan difokuskan di kawasan Sudirman Thamrin, oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk aktivitas berolahraga pada tanggal 3 September, silahkan berolahraga di taman taman atau jalan yang ada di kawasan masing masing," terang Syafrin.
Lebih lanjut, Syafrin menuturkan pihaknya pun akan melakukan rekayasa lalu lintas pada saat pelaksanaan KTT ASEAN berlangsung, yakni pada 5 - 7 September 2023.
"Sebagaimana disebutkan bahwa akan ada 29 ruas jalan yang nantinya akan dilakukan manajemen rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan KTT ASEAN," tutur Syafrin.
Baca Juga: Parah, Pria Mabuk Curi Kotak Amal dan Bakar Mushola di Tebet Jaksel
Sambungnya, prinsip pelaksanaan dan penutupan manajemen rekayasa lalu lintas adalah pada saat delegasi akan menuju ke tempat tempat kegiatan.
"Ada enam kegiatan yang menjadi fokus pada pelaksanaan KTT ASEAN. Pertama Hotel ST Regis, Kantor Sekretariat ASEAN, JCC, Hutan Kota Pelataran GBK, Hotel Sultan dan Istana Merdeka," terangnya.
"Dari lokasi-lokasi delegasi ini ada 29 jalan yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas . Pertama kita tutup, tadi sudah disampaikan pak gubernur. Pada saat perjalanan delegasi dari tempat penginapan ke lokasi kegiatan, ini penutupan bisa sampai dengan 2 jam," sambung Syafrin.
Baca Juga: Tilang Uji Emisi Akan Diterapkan, Sanksi Denda Rp 500 Ribu Siap Menanti
Syafrin mencontohkan, delegasi akan berangkat pukul 07.00 WIB, maka pukul 6.30 sampai 08.30 akan ada penutupan jalan.
"Sehingga kami menghimbau ke semua masyarakat untuk menghindari area area 6 lokasi yang tadi saya sebutkan," pungkas Syafrin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





