Revitalisasi Blok M Fase Ultimate Dimulai, Pemprov DKI Pastikan 332 Tenant Tetap Beroperasi

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan transformasi besar kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan transportasi publik, ruang publik, aktivitas komersial, dan kehidupan perkotaan.
Konsep desain transformasi Blok M Fase Ultimate tersebut diluncurkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Blok M Hub, Selasa (6/10/2026).
Dalam konsep tersebut, ruang yang dapat dimanfaatkan ditargetkan meningkat sekitar 10 kali lipat, sementara ruang publik bertambah sekitar lima kali lipat dibandingkan kondisi saat ini.
Baca Juga: Kakanwil HAM Banten: Kabupaten Tangerang Layak Jadi Contoh Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Meski akan mengalami perubahan besar, Pramono menegaskan Blok M tidak boleh kehilangan karakter yang selama ini menjadi daya tarik kawasan tersebut.
"Walaupun Blok M mengalami penyempurnaan, dibangun, direvitalisasi menjadi lebih baik, lebih modern, dan lebih tertata, saya berharap Blok M tidak kehilangan ruh utamanya," ujar Pramono.
"Karena bagaimanapun, ruh itulah yang menjadi salah satu kekuatan utama Blok M. Orang mengatakan Blok M ini menjadi 'Negara Blok M'," sambungnya.
Menurut Pramono, kekuatan Blok M terletak pada keberagamannya sebagai ruang kuliner, hiburan, perdagangan, kreativitas, dan gaya hidup yang mudah dijangkau menggunakan transportasi publik.
Karena itu, ia meminta aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terhenti selama proses transformasi berlangsung.
"Yang jelas, sebelum nanti dijawab oleh Pak Dirut, Blok M enggak boleh berhenti. Blok M enggak boleh apa, napasnya itu tidak tersambungkan. Jadi Blok M itu harus ada terus karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus," tegasnya.
Pramono juga meminta PT MRT Jakarta dan pengembang memastikan para pelaku usaha tetap dapat beraktivitas selama masa transisi pembangunan.
Ia menekankan, pengembangan Blok M harus tetap mempertahankan keseimbangan antara budaya, ekonomi, komersial, dan kehidupan urban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





