Jakarta

Harga Cabai di Jakarta Sempat Melonjak, Gubernur Pramono Pastikan Tak Mengganggu Inflasi

Laode Akbar | 14 September 2026, 18:00 WIB
Harga Cabai di Jakarta Sempat Melonjak, Gubernur Pramono Pastikan Tak Mengganggu Inflasi
Ilustrasi - Pedagang cabai di Jakarta

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan kenaikan harga cabai di Jakarta tidak mengganggu laju inflasi.

Menurutnya, meski harga cabai sempat mengalami lonjakan, kondisi saat ini sudah relatif normal.

"Memang betul ada kenaikan sedikit, tetapi saya yakin tidak akan mengganggu inflasi yang ada," ujar Pramono di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Nonton Sambil Berdonasi, Konser Amal "Memburu Pemangsa" Bantu Penanganan Kasus Kekerasan Anak

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan harga berbagai kebutuhan pangan setiap hari.

Pemantauan terutama dilakukan terhadap komoditas yang harganya sensitif terhadap perubahan.

"Jakarta itu harian kami memonitor seluruh harga-harga yang ada, terutama yang sensitif terhadap perubahan. Dan untuk cabai sekarang harganya sudah relatif normal kembali," katanya.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu menegaskan, Pemprov DKI terus menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian di antaranya daging, beras, dan cabai.

Baca Juga: Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan.

"Mudah-mudahan ini bisa tertangani dengan baik," tandas Pramono.

Sebelumnya, harga cabai rawit merah di DKI Jakarta sempat mengalami kenaikan di tingkat grosir maupun eceran.

Berdasarkan laporan perkembangan harga Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, harga cabai rawit merah di tingkat grosir naik 26,22 persen secara antarminggu atau bertambah Rp10.714 per kilogram menjadi Rp51.571 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit merah di tingkat eceran naik 8,13 persen atau Rp4.919 menjadi Rp65.426 per kilogram.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.