Jakarta

Sempat Batal, Kapan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan? Begini Jawaban Gubernur Pramono

Laode Akbar | 9 September 2026, 16:26 WIB
Sempat Batal, Kapan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan? Begini Jawaban Gubernur Pramono
Suasana Stasiun LRT Manggarai sebelum diresmikan. (Akurat.co)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal waktu peresmian LRT Jakarta Fase 1B Kelapa Gading-Manggarai yang sebelumnya dibatalkan pada Rabu (26/8/2026).

Pramono mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak pemerintah pusat terkait jadwal peresmian LRT Jakarta.

Namun, ia belum mau mengumumkan tanggal pasti peresmian transportasi berbasis rel tersebut kepada publik.

"Sebenarnya sudah ada komunikasi tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden," kata Pramono di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Begini Kata Warga Sekitar Terkait JPO Dewi Sartika yang Berujung di Tengah Jalan

Menurut Pramono, peresmian LRT Jakarta nantinya akan menjadi tonggak baru bagi transportasi publik di Ibu Kota.

Ia berharap kehadiran LRT Jakarta dapat membantu mengurangi beban kemacetan, sekaligus memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat.

"Saya sungguh berharap bahwa peresmian ini akan membuat yang saya sebut dengan milestone baru transportasi di Jakarta," ujarnya.

Pramono menyebut, LRT Jakarta nantinya diproyeksikan mampu mengangkut sekitar 70.000 hingga 80.000 penumpang setiap hari.

Layanan tersebut juga direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Baca Juga: Jadi Penantang Baru di Segmen Motor Bebek Trail, Honda Supra X Cross 125 Meluncur ke Pasar Indonesia, Harga Mulai Dari 17 Jutaan

Menurut Pramono, jam operasional tersebut menjadi salah satu pembeda dengan sejumlah layanan transportasi publik lainnya di Jakarta.

"Kurang lebih akan ada yang diangkut setiap hari antara 70 sampai 80 ribu penumpang. Dan dimulai dari jam 5 pagi sampai dengan jam 12 malam sesuai dengan jadwal KRL," katanya.

Selain itu, Pramono memastikan masyarakat akan mendapatkan tarif khusus selama masa uji coba LRT Jakarta. Tarif tersebut ditetapkan sebesar Rp8 per penumpang.

"Untuk sekaligus uji coba maka tarifnya itu Rp8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini. Kenapa Rp8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin yang akhirnya kita putuskan Rp8," jelasnya.

Baca Juga: Soal Kenaikan Tarif Layanan Eksekutif RSUD, Komisi E DPRD DKI: Jangan Bikin Kaget Warga

Di sisi lain, Pramono mengatakan kawasan di bawah jalur LRT Jakarta mulai dibersihkan. Ia juga telah meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk melakukan penghijauan di area tersebut.

"Sekarang ini yang di bawah sudah mulai kita bersihkan. Bahkan saya sudah meminta kepada Dinas Kehutanan dan Taman Kota untuk mulai dilakukan penghijauan. Dan harapannya itu segera bisa dilakukan," pungkas Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.