Jakarta

Francine PSI Apresiasi Program Sterilisasi dan Tempat Traktir Kucing di Pasar Santa

Yusuf Doank | 30 Juni 2026, 20:19 WIB
Francine PSI Apresiasi Program Sterilisasi dan Tempat Traktir Kucing di Pasar Santa
Francine PSI Apresiasi Program Sterilisasi dan Tempat Traktir Kucing di Pasar Santa

AKURAT JAKARTA – Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo, mengapresiasi program sterilisasi sekaligus penyediaan 'tempat traktir kucing' di Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif menuju perwujudan Jakarta Ramah Hewan.

Sebagai informasi, program sterilisasi dan pembuatan dua tempat traktir kucing ini diinisiasi oleh PD Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Santa, dengan dukungan penuh dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan.

Baca Juga: Proyek Baru Diusulkan, Legislator Golkar Andri Santosa Heran Sudah Ada Temuan BPK di Konstruksi Gedung Kolam DKI

"Ini inisiatif yang sangat baik dari Pemprov DKI Jakarta," ujar Francine dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2026).

Tempat traktir kucing di Pasar Santa sendiri telah diresmikan pada 24 Juni 2026 lalu. Lokasinya sengaja ditempatkan di area strategis, yakni di dekat pintu masuk sekitar Tuku dan Kawaki Roastery.

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Kasudin KPKP Jakarta Selatan Ridho S. Yudyantoro, Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan KPKP Irawati Harry Artharini, Manager Area 11 Pasar Jaya Dewi Ratna Furi, dan Kepala Pasar Santa Shiva Ramadhania.

Tak sekadar menyediakan wadah makan, kegiatan ini juga dibarengi dengan pemasangan banner serta stiker edukasi. Tujuannya agar pengunjung atau pedagang memberikan makanan kucing tepat di titik yang sudah disediakan.

"Penambahan tempat traktir kucing di Jakarta juga harus disertai dengan edukasi untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama. Misalnya dengan menggunakan wadah kertas dan mengutamakan pemberian makanan kering (kibble)," kata Francine menambahkan.

Francine yang juga dikenal sebagai pegiat kesejahteraan hewan ini konsisten mendorong agar ruang publik di Jakarta lebih inklusif bagi satwa. Tren positif ini sebenarnya sudah dimulai oleh Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2022 di lingkungan MRT Jakarta, yang kemudian diikuti oleh TransJakarta pada 2025.

"Tahun 2025 lalu sudah ada tiga tempat traktir kucing di Halte TransJakarta Kebayoran, Velbak, dan Kuningan Madya, serta satu di Stasiun KRL Kebayoran," paparnya.

Bahkan pada Maret 2026, ia ikut menginisiasi pembuatan sepuluh tempat traktir kucing di Komplek Manggala Wanabakti yang diresmikan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

"Saya berharap akan lebih banyak lagi tempat traktir kucing di ruang publik agar Jakarta menjadi kota global yang ramah hewan," imbuhnya.

Kendati demikian, Ketua Bidang Kesejahteraan dan Konservasi Satwa DPP PSI ini mengingatkan bahwa pemberian makan harus berimbang dengan pengendalian populasi.

Oleh karena itu, ia meminta Pasar Jaya berkolaborasi dengan Sudin KPKP untuk memasifkan gerakan Trap-Neuter-Return (TNR) atau tangkap-steril-lepaskan di Pasar Santa.

Saat ini, pendataan terhadap kucing yang belum disteril di Pasar Santa sedang berjalan, dan agenda sterilisasi gratis akan segera dijadwalkan dalam waktu dekat menggunakan kuota dari Sudin KPKP Jakarta Selatan.

Sebagai komitmennya di Komisi B DPRD DKI, Francine sukses mengawal kenaikan kuota sterilisasi kucing gratis di Jakarta secara signifikan. Dari yang semula hanya 9.000 kucing pada 2024, melonjak menjadi 21.000 pada 2025, dan naik lagi menjadi 22.000 kuota di tahun 2026.

"Akses sterilnya juga akan jauh lebih mudah karena tahun ini Jakarta segera menghadirkan enam Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan lima Mobil Layanan Veteriner (Moyanvet)," pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y