Jakarta

Padamkan Listrik 60 Menit pada Hari Bumi 2026, Pemprov DKI Klaim Emisi Karbon Berkurang 77,53 Ton CO2e

Laode Akbar | 27 April 2026, 14:21 WIB
Padamkan Listrik 60 Menit pada Hari Bumi 2026, Pemprov DKI Klaim Emisi Karbon Berkurang 77,53 Ton CO2e
Ilustrasi - Pemadaman lampu 60 menit saat Hari Bumi 2026

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar aksi pemadaman listrik selama 60 menit dalam rangka peringatan Hari Bumi 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/4) pukul 20.30 hingga 21.30 WIB ini diklaim berhasil menurunkan emisi karbon hingga 77,53 ton CO2e.

Aksi hemat energi tersebut dilakukan dengan memadamkan lampu listrik di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri, serta berbagai ikon kota seperti Monumen Nasional, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, hingga kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Akan Tutup Prodi Tak Relevan, Berikut 20 Prodi dengan Lulusan Terbanyak di Indonesia

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.

"Aksi Hemat Energi ini merupakan kegiatan rutin yang juga mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang penghematan energi dan pengurangan emisi karbon," ujar Dudi dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, pemadaman lampu selama satu jam tersebut berhasil menghemat konsumsi listrik sebesar 96,91 MWh. Selain itu, penghematan biaya listrik tercatat mencapai Rp140,2 juta.

Dudi menilai capaian tersebut menunjukkan dampak nyata dari aksi sederhana dalam menekan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang ikut mendukung kegiatan tersebut.

Baca Juga: Pemprov DKI Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Anggaran Capai Rp 253,6 Miliar

"Ada kesadaran bersama dari masyarakat untuk mulai menerapkan perilaku hemat energi sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim," katanya.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melaksanakan program serupa secara berkala setiap tahun.

Masyarakat juga didorong untuk menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan lampu LED, mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan, serta mengatur penggunaan pendingin ruangan secara efisien.

Baca Juga: Aksi Memukau di Jerez, Veda Ega Pratama Finis Keenam Moto3 Spanyol 2026

Langkah-langkah sederhana tersebut dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menekan emisi karbon dan mewujudkan Jakarta yang lebih ramah lingkungan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.