Lanjutkan Normalisasi Sungai Ciliwung Tahun Depan, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Pembebasan Lahan Rp 232 Miliar

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Ciliwung yang belum terselesaikan pada tahun depan.
Hal ini disampaikannya dalam peluncuran Kick Off Gerakan Bersih dan Sehat bersama Sungai di Jalan Inspeksi Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/11/2025).
Pramono menjelaskan, komitmen anggaran yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta khusus untuk pembebasan lahan di dua kelurahan prioritas.
"Untuk yang menjadi tanggung jawab Jakarta, ada dua kelurahan. Yang pertama adalah Cililitan, anggaran yang dianggarkan 111 miliar. Kemudian yang ada di Kelurahan Pangadegan, diestimasikan kurang lebih 121 miliar," kata Pramono.
"Sehingga dengan demikian, dua kelurahan inilah yang akan kami lakukan untuk normalisasi Ciliwung," imbuhnya.
Dengan itu, total anggaran yang dialokasikan untuk pembebasan 91 bidang lahan di dua kelurahan tersebut mencapai sekitar Rp 232 miliar.
Selain Ciliwung, Pramono juga mengungkapkan rencana normalisasi Kali Krukut yang juga menjadi penyebab banjir di Jakarta.
"Dan sekaligus kami juga akan melakukan normalisasi Kali Krukut karena memang dua sungai inilah yang memberikan kontribusi kemacetan (akibat banjir) yang ada di Jakarta," tambahnya.
Tak hanya itu, politikus PDIP itu mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan TOD (Transit Oriented Development) Dukuh Atas akan dimulai pada awal Januari 2026.
Program tersebut akan mengoptimalkan fungsi Sungai Ciliwung sebagai ruang publik baru bagi warga untuk beraktivitas dan bersantai.
"Sungai Ciliwung yang di bawahnya akan kami optimalkan, kita manfaatkan. Mudah-mudahan dapat menjadi hub baru bagi warga Jakarta untuk beraktivitas ataupun bersantai di Sungai Ciliwung," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum RI, Dodi Hanggodo, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Pemprov DKI. Menurutnya, tata kelola air adalah fondasi pembangunan nasional.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Gelar Kemah Perikanan 2025, Cetak Generasi Muda Motor Penggerak Sektor Perikanan
"Apa yang dikerjakan oleh Bapak Gubernur sungguh amat sangat saya apresiasi. Dan, jika Bapak butuh support dari kami, insya'allah kami akan support sepenuhnya," tegas Dodi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





