Jakarta

Usai Tinjau Tanggul Baswedan yang Jebol, Gubernur Pramono Siapkan Perbaikan dan Penanganan Jangka Panjang

Yasmina Nuha | 4 November 2025, 14:52 WIB
Usai Tinjau Tanggul Baswedan yang Jebol, Gubernur Pramono Siapkan Perbaikan dan Penanganan Jangka Panjang

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung lokasi Tanggul Baswedan yang jebol di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/11/2025).

Sebelumnya, tanggul tersebut jebol akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (30/10/2025).

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan langkah perbaikan sekaligus menyiapkan rencana penanganan jangka menengah dan panjang untuk mencegah kejadian serupa.

Baca Juga: Strategi Peak Performance, Zaki Ingin Garuda Muda Terus Membaik di Setiap Laga Piala Dunia U-17

"Saya melihat langsung kondisi tanggul yang roboh akibat curah hujan tinggi. Untuk menyelesaikan persoalan di Jati Padang ini, kami telah berdiskusi dengan Pak Walikota, Kepala Dinas Sumber Daya Air, dan Asisten Pembangunan. Ada dua langkah utama yang akan dilakukan," tutur Pramono di lokasi.

Sebagai tindak lanjut jangka pendek, kata Pramono, Pemprov DKI Jakarta segera memperbaiki tanggul tersebut sepanjang sekitar 40 meter.

Langkah ini diambil agar fungsi tanggul dapat kembali normal dan memberikan perlindungan bagi warga sekitar dari potensi luapan air.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan rencana penanganan jangka menengah hingga panjang. Mengingat kawasan Jati Padang merupakan daerah tangkapan air (catchment area) dan muara dari Kali Krukut, penataan kawasan akan dilakukan secara menyeluruh.

"Untuk jangka menengah dan panjang, kami akan menyiapkan konsep penanganan terpadu. Di area seluas sekitar 7 hektare, wilayah ini akan kami rancang menjadi catchment area, sekaligus dapat dikembangkan sebagai rumah susun dan ruang rekreasi masyarakat. Dengan begitu, penanganannya tidak parsial, tetapi menyeluruh," terangnya.

Baca Juga: Larangan Jual Rokok 200 Meter dari Sekolah Tetap Dipertahankan, Ketua Pansus KTR dari Golkar Farah: Ada Landasan Hukumnya

Ia menuturkan, Pemprov DKI berkomitmen mempercepat rehabilitasi infrastruktur pengendalian banjir, memperkuat fungsi tanggul, meningkatkan kapasitas pompa, serta memperluas ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai daerah resapan air.

"Penanganan tidak boleh lagi bersifat reaktif. Kita harus menyelesaikan akar persoalan agar warga di kawasan seperti Jati Padang tidak lagi terdampak setiap musim hujan," tegas Pramono.

Dalam kesempatan tersebut, politikus PDIP itu juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam menangani dampak awal banjir.

Ia menilai, koordinasi yang baik menjadi kunci dalam memperkuat sistem pengendalian air di kawasan rawan genangan.

Sementara itu, Ketua RW 06 Jati Padang, Abdul Kohar, menyampaikan, wilayah terdampak mencakup beberapa RT, antara lain RT 03, RT 04, dan RT 14, dengan total sekitar 1.200 hingga 1.500 kepala keluarga (KK).

Baca Juga: Supermoon Terbesar 2025 Bakal Hiasi Langit pada 4 November, Dijuluki Beaver Moon

"Alhamdulillah, semua dapat kita atasi bersama berkat dukungan dari kelurahan dan jajaran Pemprov DKI Jakarta. Sampai saat ini tidak ada warga yang mengungsi, dan kondisi sudah aman sejak hari kedua," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.