Jakarta

Tabola Bale, Ketika Sentuhan Minang Mengguncang Medsos dan Membawa Pulang Penghargaan Internasional

Ainun Kusumaningrum | 16 Oktober 2025, 11:55 WIB
Tabola Bale, Ketika Sentuhan Minang Mengguncang Medsos dan Membawa Pulang Penghargaan Internasional

AKURAT JAKARTA  – Kolaborasi empat musisi, Silet Open Up, Jacson Zeran, Juan Reza, dan Diva Aurel, melalui lagu "Tabola Bale" terus menuai prestasi.

Setelah sukses viral di berbagai platform media sosial Indonesia, karya yang memadukan ritme modern dengan unsur Minang autentik ini berhasil meraih penghargaan "Most Subscriber Gained Artist" dari YouTube Music Academy 2025.

Keberhasilan ini seolah menegaskan bahwa karya yang mengangkat kekayaan tradisi lokal memiliki daya tarik kuat di panggung digital global.

Baca Juga: Deep Purple dan Slank Bakal Gelar Konser Kolaborasi di Jakarta, Nih Info Lokasi, Tanggal dan Harga Tiket

Silet Open Up, salah satu musisi yang terlibat dalam proses produksi, mengungkapkan bahwa mempertahankan unsur Minang adalah kunci utama identitas lagu ini. “Saya rasa itu adalah salah satu keputusan terbaik. Dan justru dengan mempertahankan (unsur Minang) justru jadi kunci identitas lagu ini,” kata Silet di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Lagu yang disiapkan sejak 2024 ini mencuri perhatian karena kemampuannya membuat banyak pendengar ikut berdendang dan menari, merayakan keragaman budaya Indonesia.

Kepopuleran "Tabola Bale" tidak hanya terhenti di platform musik. Lagu ini tercatat telah digunakan hampir 9 juta kali di TikTok Sound dan 1,6 juta kali di Instagram Reels, menjadikannya salah satu sound paling dominan di lini masa digital.

Baca Juga: Asyik! Festival Film Jepang Bakal Hadir di 9 Kota Indonesia, Pakai Teks Bahasa Indonesia dan Inggris, Simak Info Lengkapnya di Sini

Puncak kehebohan "Tabola Bale" terjadi saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI pada Agustus 2025. Lagu tersebut dibawakan langsung di Istana Merdeka dan berhasil membuat sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, ikut bergoyang.

Capaian ini membuktikan bahwa karya dengan sentuhan lokal mampu menjadi penggerak budaya digital sekaligus membawa pesan persatuan.

Silet Open Up berharap lagu tersebut dapat terus menyebarkan energi positif dan kedamaian.

“Semoga lagu ini masih bisa menghibur, memberi kedamaian, dan membantu kita melupakan sejenak beban hidup. Semoga karya ini menyatukan, bukan memecah-belah,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.