Rekrutmen PJLP Berkurang Imbas Pemangkasan DBH, Legislator Golkar Dorong Genjot Program Buka Lapangan Kerja

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menanggapi terkait pengurangan jumlah rekrutmen petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) pada tahun depan.
Hal tersebut imbas pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebanyak Rp15 triliun.
Alia menilai, di samping pengurangan jumlah rekrutmen tersebut, Pemprov Jakarta harus meningkatkan program untuk membuka lapangan pekerjaan.
Apalagi, mengingat masih banyaknya pengangguran di Jakarta yang harus segera diatasi.
"Oke, kita akan mendorong tentunya untuk meningkatkan program-program yang membukakan lapangan kerja. Karena seperti kita tahu, banyak pengangguran di DKI Jakarta," ujar Alia kepada Akurat Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Lebih lanjut, ia juga menegaskan agar rekrutmen PJLP ini tetap terus diadakan karena hal ini menjadi salah satu langkah paling cepat mengurangi angka pengangguran.
Baca Juga: Tak Hanya PPNS, Legislator Golkar Sebut Satpol PP Turut Berwenang Menyidik Pelanggar KTR
"Dan salah satu penyaluran yang paling cepat dari Pemprov itu kan adanya dibuka PPSU. Jadi, kita akan selalu mendorong agar PPSU dan PJLP itu terus ada. Agar untuk menekan persentase unemployment di DKI Jakarta," tukasnya.
Selain itu, Wakil Ketua Komisi A itu meminta agar pemangkasan DBH ini bisa dialokasikan untuk mendukung program yang dibutuhkan dalam pembangunan.
"Tapi, yang penting DBH itu bisa dialokasikan juga untuk mendukung atau men-support program-program DKI Jakarta yang dibutuhkan untuk pembangunan," harapnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono, pemangkasan DBH ini akan mengurangi jumlah rekrutmen petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) pada tahun depan.
Seperti diketahui, jumlah rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk tahun ini sebanyak 1.100. Sementara untuk petugas pemadam kebakaran (damkar) sebanyak 1.000.
"Yang mungkin akan mengalami perubahan adalah, selama ini kan PJLP kita, kayak kemarin damkar kita buka seribu, pasukan orange seribu seratus, pasukan putih lima ratus, karena ada pengurangan ini mungkin untuk tahun depan, peluang itu juga akan berkurang," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






