Jakarta

Ingin Gelar Car Free Night Seperti di Hong Kong, Singapura hingga Jepang, Dishub DKI Jakarta Sedang Mengkaji Lokasi Pelaksanaan

Sastra Yudha | 10 Juli 2025, 14:49 WIB
Ingin Gelar Car Free Night Seperti di Hong Kong, Singapura hingga Jepang, Dishub DKI Jakarta Sedang Mengkaji Lokasi Pelaksanaan

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sedang mengkaji secara lebih detil dan komprehensif lagi terkait lokasi Car Free Night (CFN) di Jakarta.

Kajian itu berdasarkan pengalaman kota-kota besar di dunia yang sukses menggelar CFN, seperti Hong Kong, Singapura, hingga Jepang.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan kajian secara komprehensif, agar penetapan lokasi CFN itu memenuhi aspek terkait.

Baca Juga: Ikut Pameran Dekranas 2025 di Balikpapan, Produk Unggulan UMKM Kabupaten Tangerang Siap Tembus Pasar Global

"Kami juga melakukan benchmarking secara sekunder terhadap kota-kota besar di dunia yang melaksanakan Car Free Night atau Night Market yang setara dengan yang nantinya akan dilaksanakan oleh DKI Jakarta," ujar Syafrin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Lebih lanjut, Syafrin menerangkan mengambil contoh di Hong Kong, pelaksanaan CFN di sana tidak dilakukan di ruas jalan utama atau main road, tetapi di jalan paralel yang sekiranya itu perlu aktivitas ekonomi.

Dengan itu, bagi jalan main road yang sudah aktivitas ekonominya tinggi itu tidak diganggu lagi dengan Night Market ataupun Car Free Night.

"Nah sama halnya nanti di sana ada yang namanya Road Temple. Itu dia paralel dengan Nathan Road Ini yang berdasarkan kajian kami. Demikian pula halnya di Singapura dan beberapa kota lainnya," lanjutnya.

Selain itu, lanjut Syafrin, mengambil contoh dari Jepang, pelaksanaan CFN di sana dilaksanakan secara musiman dan dilaksanakan sejak pukul 12 siang hingga 6 sore.

"Kecuali mungkin untuk yang di Jepang memang di sana karena ada sifatnya musiman. Jadi di musim-musim tertentu untuk Ginza itu memang mereka lakukan upaya untuk lebih kepada Car Free Day mereka. Karena penerapannya jam 12 ke jam 16, kemudian jam 16 ke jam 18," papar Syafrin.

Baca Juga: Prediksi Skor Nomme Kalju vs Partizani di Kualifikasi UECL, 10 Juli 2025: Laga Pertama Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit

"Jadi lebih kepada bagaimana ruas jalan itu khususkan untuk pejalan kaki pada misalnya musim semi dan lain sebagainya," imbuhnya.

Syafrin mengatakan, pihaknya terus melakukan pendalaman dan berharap mereka bisa mendapatkan hasil yang optimal untuk penerapannya di Jakarta.

Diketahui, Dishub DKI Jakarta sedang menyiapkan alternatif lokasi penyelenggaraan Car Free Night (CFN) di Jakarta selain di kawasan Sudirman-Thamrin.

Syafrin Liputo mengatakan, saat ini pihaknya sedang terus mengkaji alternatif lokasi untuk penyelenggaraan Car Free Night (CFN) ini.

Baca Juga: Target Retribusi Parkir Jakarta Dipangkas Rp50 Miliar, Legislator Golkar Kritik Cara Pengelolaan yang Berpotensi Terjadi Kebocoran

"Saat ini kami sedang siapkan kajian komprehensifnya. Berbagai alternatif terus dimatangkan, setelah itu akan kami laporkan ke Pak Gubernur, Pak Wagub untuk dibahas. Dan tentu disitu akan ada diskusi," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.