Ini Alasan Masih Sering Hujan Meski Sudah Masuk Musim Kemarau

AKURAT JAKARTA - Musim kemarau tapi masih hujan disebabkan Indonesia mengalami fenomena musim kemarau basah di tahun 2025.
Padahal BMKG, wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah memasuki musim kemarau.
“Kemarau basah adalah kondisi dimana curah hujan masih turun walaupun sudah masuk musim kemarau,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto.
Baca Juga: Indonesia Alami Fenomena Kemarau Basah, Berikut Penjelasan BMKG
Menurutnya, kemarau basah ini bisa disebabkan beberapa faktor. Seperti dinamika atmosfer, perubahan iklim, dan lain sebagainya.
Musim kemarau memasuki wilayah Indonesia secara bertahap..
Yaitu sejak bulan Mei ini dan akan mencapai puncaknya di bulan Agustus hingga awal September.
Baca Juga: Atasi Parkir Liar Marak di Tanah Abang, Dishub DKI Jakarta Tambah Kamera CCTV
“Namun masyarakat harus tetap mewaspadai terjadinya hujan meskipun sudah musim kemarau. Namun biasanya curah hujannya kurang dari 50 mm per dasarian,”ujarnya.
Kondisi ini, sebut Guswanto, harus diantisipasi oleh masyarakat. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan di saat kemarau masih berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, terutama di wilayah yang rawan bencana.
Dirinya juga meminta masyarakat mengantisipasi munculnya penyakit pada tanaman yang dapat mengganggu produksi pertanian.
“Waspadai kemarau basah ini memiliki dampak terhadap sektor pertanian, dan sebaiknya mengkaji ulang perhitungan kalender tanam bagi para petani,” katanya.
Meski demikian, Guswant berpesan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
“Kami akan terus memonitor perkembangan musim, dan kami rilis analisis bulanannya,” ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





